Bupati Pringsewu Launching Bank Sampah Induk Pringsewu Resik & Gerakan Pilah Sampah Dari Rumah

hayat

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:50 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 Kabupaten Pringsewu diperingati dalam satu kegiatan apel yang dipimpin oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, pada Jumat pagi (5 Juni 2026). Pada kesempatan tersebut juga di-launching Gerakan Pilah Sampah Dari Rumah dan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik.

Menurut Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan sebuah alarm pengingat yang kuat tentang kondisi bumi yang kita pijak, udara yang kita hirup dan air yang kita minum setiap harinya. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan tema ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ merupakan seruan yang tidak boleh dijawab dengan diam, tetapi dengan langkah nyata.

“Data menunjukkan bahwa kita tengah berada di persimpangan yang menentukan, dimana berdasarkan catatan BRIN, rata-rata penduduk Indonesia menghasilkan 0,7 hingga 1 kg sampah per hari. Secara kumulatif, laporan World Bank 2025 mencatat Indonesia menghasilkan 64-71 juta ton sampah pertahun, menjadikannya negara penghasil sampah terbesar di ASEAN, meski secara per kapita masih di bawah rata-rata regional yakni 140 juta ton per tahun,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kata Bupati, yang jauh lebih mengkhawatirkan bukan sekadar banyaknya sampah yang dihasilkan, tetapi bagaimana mengelolanya. Data OECD 2025 menunjukkan Indonesia hanya mampu mengelola 39% sampah dengan baik, jauh tertinggal berbanding Tailan yang mencapai 72%. Kesenjangan ini semakin tampak dari kapasitas infrastruktur, dimana Tailan memiliki lebih dari 2.500 lokasi pembuangan sampah aktif, sementara Indonesia baru memiliki 550 TPA di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga :  *Satgas Operasi Patuh Polres Pringsewu Pasang Bener Himbawan Disejumlah Titik Jalan*

“Kondisi tersebut menempatkan Indonesia dalam kategori darurat sampah dan hal ini pun telah menjadi perhatian serius Presiden RI yang dengan tegas menyatakan tata kelola sampah merupakan isu prioritas nasional, serta menginstruksikan seluruh kepala daerah melakukan revolusi pengelolaan sampah langsung dari hulu, dari sumber dan dari rumah masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Riyanto Pamungkas mengungkapkan Kabupaten Pringsewu menghasilkan timbunan sampah 163 ton/hari, melampaui kapasitas TPA Bumiayu yang hanya mampu menampung 42 ton/hari, atau over capacity. Tanpa tindakan nyata dan terstruktur, kondisi ini akan terus memburuk dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyatakat Pringsewu. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah. Hal ini dikarenakan pengelolaan lingkungan hidup yang baik sesungguhnya dimulai dari keputusan paling sederhana, yaitu memilah sampah sejak dari dapur masing-masing, dari rumah ke rumah, dari gang ke gang, dan dari desa ke desa.

“Saya merasa bangga dan bersyukur gerakan ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat Pringsewu. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir saja, telah terbentuk 45 Bank Sampah Unit baru yang beroperasi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2021. Ini tak terlepas dari inisiatif Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu yang telah menggerakkan program ini dari akar rumput, serta dukungan penuh seluruh perangkat daerah terkait,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Bersama Wakil Bupati Pringsewu Serap Aspirasi Warga Candiretno Dengan Tajuk Ngopi Serasi Edisi Ke 14

Bupati Pringsewu juga menyampaikan terima kasih kepada PT. Indofood, Klinik Kosasih Medika Lampung dan Komunitas Ayo Menanam, atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, serta kepada seluruh petugas kebersihan, para kader lingkungan, komunitas hijau dan segenap lapisan masyarakat yang selama ini telah menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Kabupaten Pringsewu.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini bukan sekadar momentum seremonial, melainkan titik balik untuk membangun perilaku yang lebih ramah lingkungan. Satu tindakan nyata untuk alam hari ini adalah jaminan kehidupan yang lebih baik untuk esok hari,” ucapnya.

Pada kegiatan yang dihadiri Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Homsi Wastobir, Dandim 0424 diwakili Pabung Pringsewu Mayor Inf. Agus Supriyadi dan Kapolres Pringsewu diwakili Kapolsekta Pringsewu AKP Ramon Zamora, Sekretaris Daerah Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T. beserta para Asisten dan Staf Ahli Bupati Pringsewu, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat serta ASN di lingkungan Pemkab Pringsewu, Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto dan Ketua DWP Ny.Nisma Andi, juga diserahkan SK Bank Sampah Induk Pringsewu Resik, penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Sampah Induk Pringsewu Resik dengan PT.Indofood dan CV. Top Central Plastic, serta penyerahan karung pilah, timbangan digital, dan aneka bibit tanaman.

Berita Terkait

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi
Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan
Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online
Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:41 WIB

Fraksi Hanura Perjuangan Bangsa Setujui Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026 dengan Sejumlah Catatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:14 WIB

Wajah Baru Pelayanan BPN Aceh Tenggara: Transparan, Sesuai Aturan, dan Diharapkan Bawa Program PTSL ke Babul Rahmah pada 2027

Jumat, 25 September 2026 - 00:27 WIB

Sembilan Belas Ratus Tujuh Puluh Senyum Dari Bumi Leuser: BPN Aceh Tenggara Ukir Sejarah Di Hari Bhakti Agraria Ke-66

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB