PRINGSEWU – Langkah awal pesta demokrasi tingkat pekon telah dimulai. Hari ini, Rabu (10 Juni 2026), bertempat di Balai Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, telah dilaksanakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Panitia Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) untuk masa bakti tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan, aparat keamanan, serta perangkat pekon setempat.

Prosesi pelantikan dipimpin dan dihadiri langsung oleh perwakilan Camat Pagelaran, Bapak Mulyono (Kasi Pemerintahan Kecamatan).
Turut hadir menyaksikan momen penting tersebut antara lain: Babinsa Pekon Lugusari Serma Sulistyo, Bhabinkamtibmas Pekon Lugusari Bripka F. Yori, Penjabat Kepala Pekon Lugusari Adi Sutrisno, serta Ketua Badan Permusyawaratan Hamlet (BHP) Bapak Wagiman.
Selain itu, kehadiran juga dihadiri oleh seluruh Aparat Pemerintah Pekon Lugusari, para anggota BHP, serta tamu undangan lainnya dari masyarakat setempat.
Berdasarkan Keputusan BHP Pekon Lugusari, struktur kepanitiaan yang resmi dilantik terdiri dari pimpinan dan anggota yang telah memenuhi syarat serta dinilai memiliki integritas.
Susunan lengkap panitia Pilkakon 2026 adalah sebagai berikut:
Ketua: Yatiman
Sekretaris: Sujarwo
Anggota: Sigit Kasmono, Haris Algifari, Krisdyanto, Hanif Himawati, dan Susi Wati
Dalam momen tersebut, Bapak Wagiman selaku Ketua BHP memberikan pesan dan harapan yang sangat mendasar bagi seluruh anggota panitia yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan. Saat dikonfirmasi awak media, Wagiman menegaskan bahwa kunci keberhasilan pemilihan ini ada di tangan panitia.
“Saya berharap kepada seluruh panitia Pilkakon yang telah dilantik ini agar senantiasa bersikap netral, jujur, dan tidak berat sebelah pada salah satu calon Kepala Pekon manapun.
Netralitas adalah syarat mutlak agar pemilihan nanti dapat berjalan kondusif, aman, lancar, dan diterima hasilnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wagiman dalam pernyataannya.
Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban bukanlah hal ringan, mengingat Pilkakon adalah momen strategis untuk menentukan pemimpin yang akan membawa arah pembangunan dan kemajuan Pekon Lugusari ke depan.
Oleh karena itu, seluruh tahapan mulai dari pendaftaran calon, kampanye, hingga pemungutan suara harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berpedoman pada Peraturan Bupati Pringsewu.
Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Pagelaran melalui Bapak Mulyono juga berpesan agar panitia bekerja secara profesional, transparan, dan mampu menjadi penengah yang bijak di tengah masyarakat.
Ia berharap proses demokrasi ini dapat melahirkan pemimpin terbaik yang amanah dan berdedikasi bagi kesejahteraan warga Lugusari.
Dengan telah dilantiknya panitia, maka rangkaian tahapan Pilkakon Pekon Lugusari Tahun 2026 secara resmi mulai berjalan.
Masyarakat pun berharap seluruh elemen, baik panitia, calon pemimpin, maupun warga masyarakat, dapat menjaga persatuan dan kerukunan demi suksesnya pesta demokrasi di bumi Pagelaran ini, tutupnya.
(HYT)




































