Dikritik Media Global, Ketum AKPERSI: Kedaulatan Ekonomi Harga Mati  

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:23 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Rino Triyono S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.IKJ., menegaskan kedaulatan ekonomi Indonesia tidak bisa ditawar. Pernyataan itu menanggapi gencarnya pemberitaan media global berbasis Singapura yang menyoroti ekonomi RI dengan nada pesimistis.

JAKARTA, waspadaindonesia.com – Gelombang pemberitaan negatif dari media internasional terhadap ekonomi Indonesia disikapi tegas Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono. Ia meminta seluruh rakyat waspada terhadap narasi global yang berpotensi mengikis kepercayaan bangsa pada kekuatan ekonomi sendiri, Riau (10/6/2026).

Sorotan tajam datang dari _The Straits Times_ lewat laporan “Sell Indonesia Sweeps Trading Desks as Prabowo Tightens Grip” yang menyebut Indonesia hadapi aksi jual aset besar-besaran karena khawatir kebijakan fiskal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rupiah disebut salah satu mata uang terlemah di Asia. _The Business Times_ menyoroti kebijakan ekonomi intervensif. Sementara _Reuters_ dari Singapura dan London menyebut risiko “doom loop” di pasar keuangan RI.

“Kami menghormati kebebasan pers internasional. Akan tetapi ketika Indonesia terus-menerus ditempatkan sebagai objek pemberitaan negatif, masyarakat berhak bertanya apakah narasi tersebut semata-mata analisis ekonomi atau telah berkembang menjadi pembentukan persepsi global terhadap Indonesia,” tegas Rino, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga :  Wanita Pejuang Jokowi Bekerjasama Dengan Semut Ireng dan Tim 08 RJBBP

Waspada Kedekatan Singapura dengan Barat

Rino mengingatkan publik untuk melek geopolitik. Singapura punya hubungan strategis erat dengan pusat kekuatan ekonomi dan keuangan Barat, termasuk Amerika Serikat.

“Secara pribadi saya memandang Singapura memiliki kedekatan strategis yang kuat dengan kepentingan ekonomi global Barat. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus mampu memilah antara kritik yang konstruktif dan narasi yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Indonesia.”

Meski demikian, Indonesia tetap menghormati Singapura sebagai mitra strategis ASEAN. Hubungan bilateral harus dibangun dengan prinsip saling menghormati kedaulatan.

Indonesia Bukan Negara Gampangan

Rino menegaskan Indonesia bukan negara yang mudah digoyang opini.

“Indonesia bukan negara kecil yang mudah digoyang oleh opini. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta kekuatan sumber daya manusia yang terus berkembang.”

Baca Juga :  Ketua Dewan Pembina INSWA Ajak Pemerintah Daerah Dan Dunia Usaha Untuk Update Isu Terkini Dalam Pengelolaan Sampah

Tekanan terhadap rupiah bahkan membuat Bank Indonesia ambil langkah luar biasa dengan menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal reguler untuk stabilisasi.

Kedaulatan Ekonomi Harga Mati

DPP AKPERSI mengajak rakyat perkuat ketahanan nasional, jaga stabilitas, perkuat ekonomi produktif, dan tingkatkan literasi informasi.

“Jangan sampai rakyat Indonesia kehilangan optimisme hanya karena tekanan pemberitaan internasional. Bangsa ini telah berkali-kali menghadapi krisis dan selalu mampu bangkit lebih kuat. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan nasional, ketahanan ekonomi, dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri,” kata Rino.

Ia juga menegaskan peran media nasional.

“Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai negara berdaulat. Kita menghormati seluruh negara dan seluruh media internasional, tetapi kepentingan nasional, kedaulatan ekonomi, dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan biarkan bangsa ini dilemahkan oleh perang persepsi maupun narasi yang dapat mengikis kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri,” pungkasnya.

 

Sumber: Rilis DPP AKPERSI

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Langkah Baru Kanwil Ditjenpas Aceh: Ramdani Boy Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan
Pejabat Baru BGN Dilantik Prabowo: Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis Untuk Rakyat 
Carut-Marut Pupuk Disorot, Gibran: Pemimpin Harus Tahu Bau Lumpur, Bukan Cuma Tanda Tangan
Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
AKPERSI Ultimatum APDESI: Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Senpi Ketua DPD Jabar, Jangan Kebal Hukum  
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Bertemu di Paris,Prabowo Dorong Percepatan IEU-CEPA dan Investasi Prancis ke Indonesia
” Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026 : Jawaban Atas Kerinduan Masyarakat “

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:55 WIB

Keluarga Besar RAPI Nagan Raya Berikan Ucapan Selamat Kepada Ilyas, S.Pd.I. Sebagai Plt. Kepala SMPN 1 Beutong Ateuh Bangalang

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:08 WIB

Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:46 WIB

Menakar Keabsahan WTP Kota Bekasi – Jangan Jadikan Opini BPK Sebagai Tameng Penyimpangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:25 WIB

Lantik Pejabat Baru, Bupati TRK Tekankan Evaluasi Berkala dan Inovasi Pendidikan di Nagan Raya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:51 WIB

Komitmen Kepatuhan Zakat dan Infak, Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Raih Penghargaan dari Pemkab Nagan Raya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:10 WIB

Dengar Langsung Aspirasi, Kebutuhan, dan Permasalahan Masyarakat, Bupati Karo Gelar Sambang Warga di Kecamatan Barusjahe

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:14 WIB

Ratusan Warga Desa Doulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo,Unjuk Rasa Damai di Depan Kantor Bupati Karo

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:51 WIB

Dekelerasi Tujuh Kecamatan Komit Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kabupaten Karo

Berita Terbaru