KUTACANE — WASPADA INDONESIA. -Kehadiran Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di lw. Beringin gayo Kecamatan Semadam dan Kute Mejile kecamatan tanoh alas. disambut hangat oleh masyarakat petani di Kabupaten Aceh Tenggara. Program bantuan infrastruktur irigasi ini dinilai memberikan dampak signifikan dalam mendukung produktivitas dan percepatan tata guna lahan pertanian warga setempat.
Ungkapan rasa syukur dan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh sejumlah tokoh tani saat ditemui di Kutacane, Rabu (9/9/2026). Mereka menilai pembangunan saluran irigasi yang tertata rapi ini menjadi solusi nyata atas kendala pasokan air yang kerap dihadapi para petani selama ini.
Pembangunan irigasi ini tak lepas dari komitmen serta kepedulian Anggota DPR RI asal Aceh, H. Irmawan, S.Sos., M.M. Melalui pengawalan program aspirasi di tingkat pusat, kebutuhan mendasar para petani di pelosok desa dapat terwujud dan dirasakan langsung manfaatnya.
”Kami sangat terbantu dengan adanya program P3-TGAI ini. Aliran air ke sawah kini jauh lebih lancar, sehingga pola dan jadwal tanam bisa dilakukan lebih cepat dan teratur,” ujar salah seorang tokoh tani di Kutacane.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memperlancar distribusi air hingga ke ujung lahan, program P3-TGAI yang dijalankan secara padat karya melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) juga turut menggerakkan perekonomian desa dengan melibatkan tenaga kerja lokal.
Masyarakat berharap program-program yang berfokus pada kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Petani Aceh Tenggara
KUTACANE — Kehadiran Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kecamatan Semadam dan Kute Mejile disambut hangat oleh masyarakat petani di Kabupaten Aceh Tenggara. Program bantuan infrastruktur irigasi ini dinilai memberikan dampak signifikan dalam mendukung produktivitas dan percepatan tata guna lahan pertanian warga setempat.
Ungkapan rasa syukur dan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh sejumlah tokoh tani saat ditemui di Kutacane, Rabu (9/9/2026). Mereka menilai pembangunan saluran irigasi yang tertata rapi ini menjadi solusi nyata atas kendala pasokan air yang kerap dihadapi para petani selama ini.
Pembangunan irigasi ini tak lepas dari komitmen serta kepedulian Anggota DPR RI asal Aceh, H. Irmawan, S.Sos., M.M. Melalui pengawalan program aspirasi di tingkat pusat, kebutuhan mendasar para petani di pelosok desa dapat terwujud dan dirasakan langsung manfaatnya.
”Kami sangat terbantu dengan adanya program P3-TGAI ini. Aliran air ke sawah kini jauh lebih lancar, sehingga pola dan jadwal tanam bisa dilakukan lebih cepat dan teratur,” ujar salah seorang tokoh tani di Kutacane.
Selain memperlancar distribusi air hingga ke ujung lahan, program P3-TGAI yang dijalankan secara padat karya melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) juga turut menggerakkan perekonomian desa dengan melibatkan tenaga kerja lokal.
Masyarakat berharap program-program yang berfokus pada kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah seperti ini dapat teru berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Laporan: Aliasa.



































