Tanggul Jembatan Natam Ambruk, Akses 28 Desa di Darulhasanah Aceh Tenggara Terancam Lumpuh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Tanggul Jembatan Natam yang menghubungkan 28 desa di Kecamatan Darulhasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, ambruk dan memutus total jalur utama pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut bulan lalu. Peristiwa ambruknya tanggul terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu, menyebabkan Sungai Alas meluap dan menghantam pondasi jembatan hingga ambrol.

Kondisi ini membuat warga di hampir seluruh desa terdampak mengalami kesulitan mobilitas, terutama bagi kendaraan roda empat yang nyaris tidak bisa melintasi jalur darurat yang tersedia. Jalan pengganti yang dibangun pascakejadian dinilai sangat sempit dan rawan amblas jika terus menerus dilewati arus kendaraan maupun akibat cuaca buruk berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ambruknya tanggul Jembatan Natam pada dasarnya sudah diprediksi masyarakat sejak awal, mengingat luapan air sungai dan derasnya arus terus melemahkan struktur penyangga. Akses ke wilayah Darulhasanah kini hanya mengandalkan jalur alternatif dengan konstruksi seadanya. Jika jalur ini ikut terputus, maka ribuan warga di 28 desa terancam terisolasi dari wilayah lain di Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Secara Resmi Melepas 122 Atlet (POPDA) Ke Aceh Timur

Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Darulhasanah, Amri, yang ditemui di lokasi pada Jumat, 11 September 2026, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut dan mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara segera bertindak. Menurut warga, keterlambatan perbaikan bisa berdampak fatal mengingat jalan darurat yang ada hanya mampu dilalui kendaraan roda dua dan sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan lebih lanjut. Amri menegaskan, jika tidak segera ada langkah perbaikan, jalan penghubung akan benar-benar terputus dan menyulitkan pengiriman kebutuhan pokok maupun akses layanan darurat.

Baca Juga :  Dugaan Penganiayaan Brutal di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Korban Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Masyarakat setempat berharap ada tindakan cepat dan konkret bukan hanya pembangunan tanggul permanen, tetapi juga penguatan infrastruktur jalan sementara agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan tetap berjalan. Warga mendesak pemerintah setempat mengutamakan penanganan masalah ini sebelum musim penghujan berikutnya tiba dan menambah risiko kerusakan lebih besar.

Tanggul Jembatan Natam yang ambruk menjadi bukti nyata lemahnya antisipasi infrastruktur dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem di Aceh Tenggara. Hingga hari ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana perbaikan atau pembangunan kembali jembatan maupun tanggul pengaman di titik vital tersebut. Sementara itu, warga di 28 desa kini harus berjibaku dengan keterbatasan akses dan kekhawatiran akan dampak bencana susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru