Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:48 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Tugu Tani (Patung Pahlawan), Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10), berlangsung tertib. Aksi tersebut digelar bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut diungkapkan koordinator aksi unjuk melalui keterangannya, Rabu (21/10).

“Massa aksi yang tergabung dalam Komite Sadar (Seruan Kedaulatan Rakyat) bersama sejumlah elemen mahasiswa, di antaranya BEM UI, BEM IPB, HMI dan GMNI, menyampaikan lima tuntutan utama, meliputi penanganan bencana nasional, perbaikan kebijakan ekonomi, perlindungan kebebasan berpendapat, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta penurunan biaya pendidikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  11 Kecamatan ikuti Lompa Cipta Menu Dapur Sehat Atasi Stunting

Dikatakan, dalam pelaksanaannya, massa sempat menggunakan sebagian bahu jalan dan membentangkan spanduk berukuran besar di kawasan monumen Tugu Tani. Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Menteng, Cikini, Kebon Sirih, dan Kwitang. Berkat pelayanan dan pengamanan yang dilakukan personel Polri, situasi tetap terkendali. Massa mulai membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 18.50 WIB, disusul pemulihan arus lalu lintas secara bertahap.

Sementara itu, di Bekasi, kegiatan diskusi dan bedah buku bertajuk “Pergeseran Makna Anarkisme dari Rezim ke Rezim” dilaksanakan di Taman You and Us, Harapan Indah, pada pukul 15.30–18.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 25 peserta dari kalangan pelajar dan kelompok diskusi. Pembahasan mencakup perkembangan pemaknaan anarkisme dari era kolonial, Orde Lama, Orde Baru, hingga era kontemporer dalam perspektif sejarah, sosial dan politik.

Baca Juga :  Tragis Satpam Disalahsatu Pondok Di Kabupaten Pringsewu Menujah Rekan Sendiri Dimasjid Hingga Tewas

Diskusi berlangsung hingga selesai dan seluruh peserta meninggalkan lokasi. Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak terdapat rencana keikutsertaan peserta dalam aksi unjuk rasa di Jakarta setelah kegiatan tersebut. Dengan demikian, kegiatan diskusi tersebut tidak berlanjut pada mobilisasi pelajar untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta.

Secara keseluruhan, kedua kegiatan berlangsung kondusif. Pelayanan dan pengamanan Polri berperan dalam menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa, sedangkan kegiatan diskusi di Bekasi berakhir tanpa indikasi keterlibatan peserta dalam aksi lanjutan di Jakarta. (Red).

Berita Terkait

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan
Dari Muara Emat untuk Indonesia, Alarm Keras PETI Kerinci yang Mengancam Warisan Dunia TNKS
Kami Apresiasi Langkah Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut Pembebasan Bersyarat
Prof Dr Sutan Nasomal Penghasilan Pajak Pemerintah Mendapatkan Ribuan Trilyun Ditengah Kemiskinan Rakyat Yang Semakin Parah
Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan
Kami Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Cabut PB Indra Kenz
BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Dugaan Korupsi APBDes 2024 Rugikan Negara Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tim Dosen Unila Bantu Pemetaan Aset dan Infrastruktur Desa Sukanegara Berbasis GIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Berita Terbaru