Tarian Rateub Meseukat Nagan Raya Sebagai Penyaji Terbaik Di PKA Ke – 8.

- Redaksi

Sabtu, 11 November 2023 - 03:14 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kontingen Tarian Rateub Meseukat Kabupaten Nagan Raya keluar sebagai Penyaji Terbaik pada Lomba Tari Tradisional, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang digelar di Indoor Taman Budaya Kota Banda Aceh.

Hal ini diketahui, setelah panitia penyelenggara mengumumkan hasilnya setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan pada Jum’at (10/11/2023) malam.

Sesuai jadwal, kegiatan lomba Tari Tradisional itu, digelar selama dua hari mulai tanggal 9 -10 November 2023 dan diikuti 23 kabupaten/kota di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan tari tradisional Nagan Raya sendiri yang tampil pada ajang itu, berasal dari Sanggar Seni Mahkota Sakti, Gampong Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten setempat. Dibawah pimpinan Syeh Ida Nurmawan, S.Pd.

Syeh tari rateb meuseukat yang kesehariannya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Suka Makmue dan juga memiliki usaha Make Up Pengantin, berhasil membawa anggotanya menjadi salah satu tim yang keluar sebagai juara.

Pada kesempatan itu, Ketua Bidang Kesenian, Rahmatullah, S.STP., M.Si, melalui anggotanya, Syeh Safari menjelaskan, tari rateb meuseukat  Nagan Raya keluar sebagai salah satu penyaji terbaik kelima, setelah tampil di indoor taman budaya.

Baca Juga :  FPA : DOKA 60:40 Untuk kepentingan Daerah dan Rakyat

“Alhamdulilah berkat kekompakan tim dan doa dari masyarakat Nagan Raya, tim rateub meuseukat kita menjadi salah satu tim penyaji terbaik kelima,” ujar Safari.

Safari berharap, semoga kedepan tim Rateb Meusekat Nagan Raya dapat lebih meningkatkan lagi prestasinya terutama dalam bidang seni budaya.

“Maka dari itu, perlu kekompakan dan solidaritas dalam tim untuk mencapai semua peraihan yang terbaik guna membawa nama Nagan lebih baik lagi kedepannya,” ucap Safari.

Lebih lanjut, Safari menyampaikan, atas keberhasilan keluar sebagai tim Penyaji Terbaik, maka group kesenian tari Ratep Meuseukat Kabupaten Nagan Raya, diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 7 juta rupiah dari panitia penyelenggara.

Pada kesempatan itu, Syeh Safari yang juga kenal sebagai Cahi Rapai Saman dan Seudati di Nagan Raya, juga mencerikatan filosofi singkat Tari Rateb Meusekat. Ia menyebutkan tari Rateb Meusekat ini adalah salah satu tari yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya dan masih ditarikan sampai dengan sekarang.

Ia juga menyampaikan tari tradisional ini, berasal dari dua suku kata yaitu Ratep dan Meusekat, Rateb dalam bahasa Aceh dapat diartikan berzikir atau berdoa kepada Allah SWT, sedangkan kata Meusekat berasal dari kata Sakat yang dapat diartikan dalam Bahasa Aceh diam atau khusu’k.

Baca Juga :  Pj Bupati Nagan Raya Perintah BPBD Turunkan Alat Berat  Tangani Banjir Bandang Beutong Ateuh.

“Jadi dapat dikatakan tari Ratep Meusekat bermakna kegiatan berdzikir yang dilakukan dengan khusyuk,” ujar Syeh Safari.

Selain itu, Syeh Safari juga mengungkapkan, bahwa dalam gerakan dan gaya dari Tari Rateb Meseukat diciptakan oleh Teungku Abdurrahim alias Habib Seunagan Nagan Raya, sedangkan yang menciptakan Syairnya adalah Teungku Chik di Kila, seorang ulama asal Seunagan yang hidup pada abad ke-19.

“Syair yang terdapat dalam tarian ini berisikan pujian dan sanjungan kepada Allah dan kepada Nabi Muhammad SAW dan dimainkan beberapa perempuan yang menggunakan pakaian adat Aceh,” terangnya.

Dikatakan, Kesenian ini juga sudah menjadi sebuah pertunjukan megah dan menarik untuk disaksikan keselarasan nada, syair serta gerakan menjadi kunci terbaik dalam melakukan berbagai gerakannya.

Sementara itu, di panggung utama Taman Sulthanah Safiatuddin Kota Banda Aceh pada hari yang sama Kontingen Nagan Raya juga mengikuti lomba Musik Tradisional dari Gruop Sanggar Rameune asuhan Disbudparpora setempat.

Sesuai jadwal, kegiatan Musik Tradisional itu, diselenggarakan selama tiga hari yakni mulai tanggal 9-11 November 2023 dan diikuti 16 kabupaten/kota di Aceh. ( red)

Berita Terkait

Sambut Hari Raya Idul Adha 1447.H. Pemkab Nagan Raya Gelar Pasar Murah. Ini Jadwalnya
TRK Bupati Nagan Raya Tanda Tangan Fakta Intrerkritas Layanan Call Center 112.
Tampa Hari Libur : BAS Cabang Jeuram Tuntaskan Sosialisasi dan Aktivasi IBC Non Tunai 222 Gampong Nagan Raya
Ratusan Kades Naga Raya Dan Kasi Keuangan Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Transaksi Non Tunai Dana Desa Tahun 2026
Innalilahi Wainnailaihi Rajiun. Keluarga Besar RAPI Wilayah Nagan Raya Turut Berdukacita Atas Meninggalnya ADRI /01 NUJ
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAWAL SWASEMBADA PANGAN, POLSEK SABAK AUH CEK JAGUNG 1 Ha: SEBAGIAN PERLU TAMBAHAN PUPUK 

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi

Berita Terbaru