Tarian Rateub Meseukat Nagan Raya Sebagai Penyaji Terbaik Di PKA Ke – 8.

- Redaksi

Sabtu, 11 November 2023 - 03:14 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kontingen Tarian Rateub Meseukat Kabupaten Nagan Raya keluar sebagai Penyaji Terbaik pada Lomba Tari Tradisional, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang digelar di Indoor Taman Budaya Kota Banda Aceh.

Hal ini diketahui, setelah panitia penyelenggara mengumumkan hasilnya setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan pada Jum’at (10/11/2023) malam.

Sesuai jadwal, kegiatan lomba Tari Tradisional itu, digelar selama dua hari mulai tanggal 9 -10 November 2023 dan diikuti 23 kabupaten/kota di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan tari tradisional Nagan Raya sendiri yang tampil pada ajang itu, berasal dari Sanggar Seni Mahkota Sakti, Gampong Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten setempat. Dibawah pimpinan Syeh Ida Nurmawan, S.Pd.

Syeh tari rateb meuseukat yang kesehariannya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Suka Makmue dan juga memiliki usaha Make Up Pengantin, berhasil membawa anggotanya menjadi salah satu tim yang keluar sebagai juara.

Pada kesempatan itu, Ketua Bidang Kesenian, Rahmatullah, S.STP., M.Si, melalui anggotanya, Syeh Safari menjelaskan, tari rateb meuseukat  Nagan Raya keluar sebagai salah satu penyaji terbaik kelima, setelah tampil di indoor taman budaya.

Baca Juga :  Tgk Ahmada MZ: Senator Aceh yang Menginspirasi Perjuangan untuk Pendidikan dan Kesejahteraan Daerah

“Alhamdulilah berkat kekompakan tim dan doa dari masyarakat Nagan Raya, tim rateub meuseukat kita menjadi salah satu tim penyaji terbaik kelima,” ujar Safari.

Safari berharap, semoga kedepan tim Rateb Meusekat Nagan Raya dapat lebih meningkatkan lagi prestasinya terutama dalam bidang seni budaya.

“Maka dari itu, perlu kekompakan dan solidaritas dalam tim untuk mencapai semua peraihan yang terbaik guna membawa nama Nagan lebih baik lagi kedepannya,” ucap Safari.

Lebih lanjut, Safari menyampaikan, atas keberhasilan keluar sebagai tim Penyaji Terbaik, maka group kesenian tari Ratep Meuseukat Kabupaten Nagan Raya, diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 7 juta rupiah dari panitia penyelenggara.

Pada kesempatan itu, Syeh Safari yang juga kenal sebagai Cahi Rapai Saman dan Seudati di Nagan Raya, juga mencerikatan filosofi singkat Tari Rateb Meusekat. Ia menyebutkan tari Rateb Meusekat ini adalah salah satu tari yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya dan masih ditarikan sampai dengan sekarang.

Ia juga menyampaikan tari tradisional ini, berasal dari dua suku kata yaitu Ratep dan Meusekat, Rateb dalam bahasa Aceh dapat diartikan berzikir atau berdoa kepada Allah SWT, sedangkan kata Meusekat berasal dari kata Sakat yang dapat diartikan dalam Bahasa Aceh diam atau khusu’k.

Baca Juga :  JARA Mintak Kemendagri Perpanjang Masa Jabatan Darmansah Sebagai Pj Bupati Abdya

“Jadi dapat dikatakan tari Ratep Meusekat bermakna kegiatan berdzikir yang dilakukan dengan khusyuk,” ujar Syeh Safari.

Selain itu, Syeh Safari juga mengungkapkan, bahwa dalam gerakan dan gaya dari Tari Rateb Meseukat diciptakan oleh Teungku Abdurrahim alias Habib Seunagan Nagan Raya, sedangkan yang menciptakan Syairnya adalah Teungku Chik di Kila, seorang ulama asal Seunagan yang hidup pada abad ke-19.

“Syair yang terdapat dalam tarian ini berisikan pujian dan sanjungan kepada Allah dan kepada Nabi Muhammad SAW dan dimainkan beberapa perempuan yang menggunakan pakaian adat Aceh,” terangnya.

Dikatakan, Kesenian ini juga sudah menjadi sebuah pertunjukan megah dan menarik untuk disaksikan keselarasan nada, syair serta gerakan menjadi kunci terbaik dalam melakukan berbagai gerakannya.

Sementara itu, di panggung utama Taman Sulthanah Safiatuddin Kota Banda Aceh pada hari yang sama Kontingen Nagan Raya juga mengikuti lomba Musik Tradisional dari Gruop Sanggar Rameune asuhan Disbudparpora setempat.

Sesuai jadwal, kegiatan Musik Tradisional itu, diselenggarakan selama tiga hari yakni mulai tanggal 9-11 November 2023 dan diikuti 16 kabupaten/kota di Aceh. ( red)

Berita Terkait

Brimob Aceh dan Dayah Nurul Ikhwah Bersinergi Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta NKRI
Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
Suara Petani dari Aceh Menggema, DPD TMI Nagan Raya Dukung Don Muzakir Jadi Wamentan
GENCARKAN Hadir di Nagan Raya, BSI, OJK, dan FKIJK Bekali ASN Kelola Keuangan Secara Cerdas
248 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Muzakir Manaf
Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Kemenag Nagan Raya Teguhkan Komitmen Wujudkan Madrasah Ramah Anak
DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Dr. Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Nagan Raya Fair 2026 Berakhir Meriah, Bupati TRK: Serahkan Santunan Kematian Secara Simbolis

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB