Nagan Raya Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2019-2023

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:02 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Aceh : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh menyelenggarakan Kick off Meeting Review Dokumentasi Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2024.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu dibuka Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP., S.Sos., M.Si yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Amran Yunus, S.P., M.T di Aula Bappeda Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (15/5/2024).

Dalam sambutannya, Amran Yunus mengatakan bahwa Kabupaten Nagan Raya memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2019-2023 yang telah mencapai masa berlakunya dan perlu dilakukan review kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kajian risiko bencana merupakan perangkat penting untuk menilai kemungkinan dan besaran kerugian akibat ancaman yang ada, sehingga fokus perencanaan dan keterpaduan penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi lebih efektif di kabupaten yang kita banggakan ini,” kata Amran.

Baca Juga :  Lima Kali Berturut-Turut Pemkab Karo Raih Opini WTP Dari BPK RI Bukti Komitmen Pemerintah Kabupaten Karo Menjaga Transparansi Dan Akuntabilitas Keuangan Menjalankan Roda Pemerintahan

Ia menambahkan, pembuatan dokumen KRB menjadi dasar penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan dokumen turunan seperti rencana kedaruratan, rencana kontinjensi, rencana aksi, dan sebagainya.

“Dokumen KRB ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Nagan Raya dengan mempertimbangkan besaran dan variasi potensi ancaman bencana yang ada. Oleh karena itu, review dokumen KRB secara berkala menjadi sangat penting,” jelas Amran.

Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si.,
Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si.,

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si., dalam laporannya mengungkapkan bahwa berdasarkan data informasi bencana dari tahun 2008 hingga 2024, kejadian bencana di Kabupaten Nagan Raya didominasi oleh banjir, karhutla, cuaca ekstrim, tanah longsor, dan gempa bumi.

Baca Juga :  Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Nagan Raya Binaan Zuhrizal Fadhly Lolos Ke PORA

“Oleh karena itu, kita membutuhkan suatu kajian risiko bencana, di mana kajian ini merupakan mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran tentang risiko bencana di suatu daerah, dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian, dan kapasitas daerah,” ungkap Rahmat.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang “Kajian Risiko Bencana Kabupaten Nagan Raya,” oleh Edy Suryawan Purba, SKM., MKM, Analis Kebencanaan Ahli Madya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, juga disampaikan pemaparan oleh Tim Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala yang diketuai Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc sebagai tenaga ahli penyusunan review dokumen KRB tersebut.

Adapun para peserta dalam kegiatan tersebut berasal dari unsur TNI/Polri, perangkat daerah terkait, OKP. LSM. Ormas dan Masyarakat. (red )

Berita Terkait

Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot
Wacana Pemekaran Aceh Kembali Mengemuka, Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB