YBHA: Anak Masih Menjerit di Hari Anak Sedunia

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 20 November 2024 - 22:28 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 20/11/2024_Diperingatan Hari Anak Sedunia Yayasan Bantuan Hukum Anak (YBHA) Petuah Mandiri mencatat, masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2024. Kekerasan seksual dan eksploitasi anak menjadi kasus yang paling banyak ditemukan. Peringatan Hari Anak yang tadinya diharabkan menjadi momen untuk melihat kesuksesan remaja di masa depan. Kini masih diwarnai dengan persoalan perlindungan anak yang belum usai.

Masih banyak anak di seluruh dunia yang belum memperoleh hak mereka. Anak-anak yang harus hidup di bawah garis kemiskinan. Dengan dalih menopang ekonomi keluarga mereka menjadi korban eksploitasi anak. Kesenjangan pendidikan di pedalaman menjadi sebab anak tidak mendapat pengetahuan yang sama. Belum lagi, kekerasan terhadap anak yang terjadi di ranah domestik. Anak sering kali menjadi korban langsung ataupun tidak langsung dari kekerasan dalam rumah tangga. Banyak pula kita bertemu dengan korban perundungan.

Baca Juga :  Rekrutmen PPPK Diduga Bermasalah, BPS Simeulue Terancam Audit Investigatif

Namun, YBHA juga mengungkapkan adanya pandangan yang keliru di masyarakat. Perlindungan anak dianggap hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi terkait isu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Program dan Riset YBHA, Wardatul Jannah, menyampaikan bahwa banyak orang yang belum cukup peduli dengan perlindungan anak, bahkan dalam hal-hal kecil seperti makanan tidak sehat. Banyak anak yang mengkonsumsi makanan tidak sehat di sekolah.

Ketidak pedulian masyarakat terhadap hak-hak anak juga terlihat saat mereka menolak kedatangan Rohingya. Pengungsi ini datang dengan membawa anak-anak bersama mereka. Anak-anak tersebut sudah berada di lautan selama berminggu-minggu. Namun, masyarakat menolak memberikan tempat yang layak bagi mereka.

Pada Hari Anak Sedunia ini, YBHA Petuah Mandiri berharap agar lebih banyak yang peduli terhadap hak-hak anak. Sehingga kita tidak lagi melihat anak-anak yg menjerit meminta hak mereka di hari anak.

Baca Juga :  Jika Ada Bukti Penggelembungan Suara, Solusinya Buka Kotak?

Edukasi terhadap orang tua, guru, dan masyarakat terkait pemenuhan hak anak lebih gencar di lakukan. Sehingga, semua pihak tau dan sadar akan perlindungan anak. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan anak harus menjadi yang utama.

Akses terhadap layanan psikologis harus lebih menyeluruh di setiap lapisan masyarakat. Karena banyak anak yang menjadi korban KDRT dan perundungan, kesulitan mengakses layanan konseling. Banyak dari masyarakat kurang mampu tidak tahu bahwa pemerintah memberikan layanan konseling gratis di setiap rumah sakit daerah.

YBHA berharap di hari anak sedunia ini kita dapat bergandengan tangan menghentikan jeritan anak dan menggantinya dengan senyuman bahagia. Kita berharap anak-anak yang dengan bahagia, akan menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab di masa depan.

Berita Terkait

Sayuti Achmad Road Show ke Pantai Barat Selatan, Dapat Sambutan Antusias Demi Pembaruan PWI Aceh
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda demi Jaga Stabilitas Pemerintahan
Marzuki Kadis DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru