Tragedi di Sekolah Dasar, Ronal Halomoan Kutuk Keras Aksi Bullying yang Menelan Korban Jiwa

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 12:50 WIB

50446 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 31 Mei 2025 – Duka menyelimuti dunia pendidikan di Aceh Tenggara. Seorang siswa sekolah dasar dikabarkan meninggal dunia, diduga akibat menjadi korban perundungan (bullying) oleh rekan-rekannya. Peristiwa memilukan ini mengundang keprihatinan luas, termasuk dari Anggota DPRK Aceh Tenggara, Ronal Halomoan.

Politikus dari Fraksi Demokrat itu angkat bicara dengan nada tegas. Ia mengutuk keras kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai tamparan bagi sistem pendidikan dan pengawasan di sekolah-sekolah.

“Ini bukan sekadar tragedi. Ini adalah alarm keras bagi kita semua—pendidik, orang tua, pemerintah—bahwa bullying bisa membunuh,” ujarnya penuh emosi saat diwawancarai di Kutacane.

Baca Juga :  8.500 Peserta Siap Meriahkan Jalan Santai HUT ke-51 Pemkab Aceh Tenggara, Hadiah Utama 2 Sepeda Motor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai anggota Komisi D DPRK Aceh Tenggara yang membidangi pendidikan, Ronal menyampaikan bahwa sejak awal masa jabatannya, ia telah mendorong agar pendidikan anti-bullying dijadikan materi wajib di setiap jenjang sekolah—mulai dari PAUD hingga SMA.

“Anak-anak harus dibekali dengan pemahaman sejak dini tentang bahaya bullying. Ini bukan hanya soal aturan sekolah, tapi tentang menyelamatkan masa depan generasi kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong Dinas Pendidikan Aceh Tenggara untuk segera menginstruksikan semua sekolah mengadakan penyuluhan rutin terkait bullying, baik melalui kegiatan belajar mengajar maupun program ekstrakurikuler.

Baca Juga :  Hadiri Buka Puasa Bersama DPD KNPI, Bupati Aceh Tenggara Ingatkan Peran Pemuda

Tak lupa, Ronal juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mencegah tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.

“Pendidikan karakter tidak hanya tugas guru. Orang tua juga harus hadir memberi teladan, pengertian, dan membangun komunikasi sehat dengan anak-anak mereka,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ronal mengajak seluruh masyarakat Aceh Tenggara untuk bangkit dan bersatu mencegah terulangnya tragedi serupa.

“Mari kita mulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik. Satu tindakan kecil bisa menyelamatkan satu nyawa.”

Salam Saroha – Jangan Pernah Bosan Berbuat Baik.

(Red)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB