Diduga Tidak Berjalan Sesuwai Harapan Gapoktan Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran Yang Menelan Dana Hampir 1.M Patut Di Pertanyakan

hayat

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 22:38 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pringsewu, Lampung|Waspadaindonesia.com|
Program Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) yang di kelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Secancanan Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran diduga tidak berjalan sesuai harapan Rabu 18 Juni 2025

Pasalnya pengelolaan program LPM Gapoktan di kecamatan pagelaran tersebut diduga aktivitas tidak berjalan namun berbeda dengan Gapoktan yang ada di Empat kecamatan lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mencuatnya pemberitaan ini, bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan bahwa adanya Gabungan Kelompok Tani dengan anggaran yang kerap berlangsung, namun diduga tidak pernah berjalan sesuai harapan untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Gapoktan kecamatan pagelaran.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim media DPC ASWIN kabupaten Pringsewu melakukan investigasi untuk mengungkap fakta tersembunyi atau informasi yang tidak diketahui oleh publik serta penting untuk mengidentifikasi akar masalahnya agar program dapat berjalan efektif.

“Setahu saya mesin tersebut baru sekali beroperasi semenjak berdirinya dari tahun 2022,” ungkap sumber yang masih dirahasiakan pada saat tim media DPC ASWIN menyambangi kediaman rumahnya Senin (16/06/2025)

Baca Juga :  Halal Bihalal di Pagelaran Utara, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pemerintahan

Dalam keterangannya setiap ada kumpul Ia sering memberikan usulan tapi malah selalu dikucilkan karena dia dianggap terlalu vokal

“Ini memang saya tunggu-tunggu kapan ada perkumpulan saya akan ngomong. Tolong masyarakat yang merasa anggota kelompok tani berapa hasilnya itu dibagi dan berapa hasil pertahunnya itu dijelaskan,” Celetuknya

Kemudian sumber menambahkan,”Kalau hasilnya itu tidak tentu bang, cuman setiap ada bantuan itu yang menguasai orang-orangan yang didepan-depannya saja,”jelasnya dengan nada kesal

Sementara Hendrik selaku Kadis Ketahanan Pangan kabupaten Pringsewu saat ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya akan turun langsung untuk melakukan pengecekan

“Terimakasih atas kerjasamanya nanti kita akan coba turun langsung untuk memastikan akar permasalahannya kalaupun memang programnya tidak berjalan kami akan melakukan rapat untuk evaluasi itu,”pungkasnya

Diketahui pada tahun 2022 lalu. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat melalui ke kelompok tani di Lima tempat di Kabupaten Pringsewu.

Adapun kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni, Gapoktan Secancanan Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran, Gapoktan Sido Makmur Pekon Panjerejo Kecamatan Gadingrejo, Gapoktan Rukun Sejahtera Pekon Sukorejo Kecamatan Pardasuka, Gapoktan Fajar Tani Pekon Pajaresuk Kecamatan Pringsewu serta Gapoktan Sari Pelita Jaya Pekon Ambarawa Barat Kecamatan Ambarawa.

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu Dorong Percepatan Infrastruktur Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan

Kucuran dana yang dialokasikan di masing-masing kecamatan tersebut berkisar Rp.950.000.000 (Sembilan ratus lima puluh juta) berasal dari Dana Alokasi khusus (DAK) Kementerian Pertanian dan berikut rincian serta spesifikasinya:

Belanja Mesin RMU Spesifikasi
(Dak fisik) Rp. 290.000.000

Mesin BED DRYER spesifikasi
(Dak fisik) Rp. 90.000.0000

Pembangunan rumah RMU dan rumah BED DRYER Spesfikasi
(Dak fisik) Rp. 210.00.0000

Pembangunan Lantai Jamur Spesfikasi
(Dak fisik) Rp. 70.000.000

Pembangunan Lumbung pangan spesifikasi
(Dak fisik) Rp.290.000.000

Untuk mengatasi masalah yang ada, Ketua pengelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Secancanan Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran belum ada konfirmasi ditemui pada Senin (16/06) sekira Pukul 11.30 Siang Tolib tidak berada dirumahnya.

*Tim media DPC ASWIN membuka ruang untuk klarifikasi bukan menanti berita tandingan*

Berita Terkait

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi
Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang
Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi
Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Kamis, 10 September 2026 - 18:24 WIB

Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB