Raja Sayang Tegaskan Komitmen Pemkab Percepatan Penurunan Stunting Lewat Gerakan “GENTING”

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 18:40 WIB

50823 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Komitmen ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahap II Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Bappeda, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (4/8/2025).

Dalam sambutannya, Raja Sayang menyampaikan bahwa Gerakan Genting merupakan sebuah inisiatif sosial yang bertujuan untuk melibatkan masyarakat secara aktif, terutama individu atau kelompok yang kurang mampu secara ekonomi, dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di kalangan anak-anak, khususnya di keluarga pra sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencegahan stunting membutuhkan intervensi yang komprehensif, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat, stakeholder, dan seluruh elemen terkait,” ujar Raja Sayang.

Ia menambahkan bahwa pemerintah sangat mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak agar upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nagan Raya dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Baca Juga :  Keuchik Gampong Blang Bintang Serahkan Dana Ketahanan Pangan Kepada Pengurus BUMG Sebasar Rp.146.000.000

Wabup Raja Sayang yang juga menjabat sebagai Ketua TPPS Kabupaten Nagan Raya itu mengajak seluruh peserta rakor untuk mengikuti kegiatan hingga selesai dan bersikap proaktif dalam menyampaikan pertanyaan kepada para pemateri.

“Semoga dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, kita optimis dapat mempercepat upaya penurunan stunting dan menciptakan generasi Nagan Raya yang sehat dan unggul,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc., dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Genting merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 329/Kep/G2/2024.

“Bantuan dalam program Genting dapat berupa dukungan nutrisi harian, perbaikan sanitasi, akses air bersih, hingga edukasi mengenai pola asuh dan kesehatan keluarga, khususnya selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK),” terangnya.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Irjen. Pol Achmad Kartiko,S,.IK, M.H Beri Penghargaan Kepada Kapolres Nagan Raya.

Sebagai langkah konkret kata Siddiq, Pemkab Nagan Raya telah membentuk struktur tim pengendali Genting di tingkat kabupaten dan kecamatan, serta memberdayakan 10 Balai Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan memperkuat peran DPMGP4 sebagai motor penggerak kampanye, fasilitasi, dan pemantauan pelaksanaan program tersebut.

Rakor dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Bappeda, Rahmattullah, S.STP., M.Si., yang menyampaikan materi bertajuk “Genting: Percepatan Penurunan Stunting Terencana dan Terpadu”.

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Ns. Ira Sahwadi, S.Kep., M.K.M., dengan topik “Strategi Pencegahan Stunting Secara Spesifik”. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ardimartha, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Zulfika, S.H., para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), para camat, serta anggota TPPS lainnya. (*)

Berita Terkait

Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot
Wacana Pemekaran Aceh Kembali Mengemuka, Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB