Orang Tua Korban Tragedi Muslim Ayub Fest Laporkan Panitia ke Polres Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 19:01 WIB

50923 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Duka masih menyelimuti keluarga Usman Gayo (51), warga Desa Buah Palah, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Ia resmi melaporkan panitia penyelenggara Festival Muslim Ayub (Muslim Ayub Fest) ke Polres Aceh Tenggara atas meninggalnya putra sulungnya, Nanda Pratama (20), dalam tragedi yang terjadi di Stadion H. Syahadat pada malam penutupan acara, 18 Agustus 2025 lalu.

Laporan tersebut didaftarkan pada Senin (1/9/2025). Usman Gayo datang ke Polres Aceh Tenggara dengan didampingi Ketua Barisan Sepuluh Pemuda, Dahriansyah, Ketua Pemuda Pulonas, sejumlah warga, serta perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Korek dan Kaliber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar saya keberatan atas meninggalnya anak saya. Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Tenggara karena diduga kuat akibat kelalaian panitia penyelenggara Muslim Ayub Fest,” kata Usman Gayo, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga :  MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Menurut Usman, Nanda yang masih berusia remaja itu hadir sebagai penonton pada malam penutupan festival. Namun, suasana acara diduga tidak terkendali, sehingga menimbulkan insiden yang berujung pada tewasnya sang anak. Ia menilai panitia tidak menyiapkan sistem pengamanan dan pengaturan kerumunan secara memadai.

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda, Dahriansyah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal laporan tersebut. Ia menilai kasus ini menyangkut tanggung jawab publik, terutama karena acara yang digelar berlabel festival keagamaan justru menimbulkan korban jiwa.

“Kami mendampingi keluarga korban karena ada dugaan kelalaian panitia dalam mengadakan acara. Akibatnya, anak dari Usman Gayo meninggal dunia. Kami meminta proses hukum segera berjalan dan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Spanduk Fitnah Terhadap Bupati Jadi Sorotan, PeTA Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Tragedi yang menimpa Nanda Pratama menambah catatan kelam dalam penyelenggaraan kegiatan massal di daerah. Ketiadaan standar pengamanan, mitigasi risiko, dan manajemen kerumunan kerap menjadi pemicu jatuhnya korban.

Hingga kini, Polres Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan laporan tersebut. Namun, keluarga korban berharap agar penyelidikan segera dilakukan secara transparan. Mereka menuntut agar pihak penyelenggara bertanggung jawab penuh, sekaligus menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

Peristiwa ini juga memunculkan diskusi publik di Aceh Tenggara mengenai pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap penyelenggaraan acara besar yang melibatkan ribuan warga. Ke depan, masyarakat berharap setiap kegiatan yang digelar tidak hanya bernilai hiburan atau keagamaan, tetapi juga mengutamakan aspek keselamatan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Usai Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Puluhan Prajurit Yonif 114/SM Tiba di Aceh Tenggara
PJ Pengulu Kute Buluh Pertanyakan Integritas Pelapor, Jika Benar Mengapa Tidak Tempuh Jalur Resmi Sejak Awal
Menteri Wihaji Tinjau SPPG Pulonas 02 Aceh Tenggara, Pastikan Layanan Gizi Berjalan Optimal
Pegiat LIRA Aceh Tenggara Soroti Penutupan 76 Dapur SPPG di Aceh, Minta Dugaan Jual Beli Titik Diusut
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:53 WIB

Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Perhentian Raja Pantau Pemipilan Jagung 2 Ton

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:49 WIB

Bukan Hanya Jaga Kamtibnas, Polsek KKH Banting Setir ke Sawah: Pupuk NPK-UREA Untuk Petani, Jagung Bangun Sari Dikawal Sampai Panen

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Tanam Pangan Penting DI KAMPAR: Polsek Tapung Hilir Bumdes Sinergi Tanam 30 Ribu Jagung Pipil Kejar Swasembada

Senin, 8 Juni 2026 - 11:54 WIB

Disiplin Anggaran & Anti Pungli: Kacab III Disdik Riau Instruksikan Hemat Listrik-Air & Kawal Ketat SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:45 WIB

Turun ke Sawah, Kapolsek Kampar Kiri Hilir Tanam Jagung Ramoro Bareng Petani

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:24 WIB

Aksi Nyata Polri Kawal Pangan, Polsek Tapung Hilir Bagikan Benih Jagung 12 Kg di Kota Bangun

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:53 WIB

Biar Nggak Salah Beli, BBPOM Pekanbaru & Ir. H. Sahidin DPR RI Kasih Bocoran ke Warga Kampar: Ini 4 Cara Cek Pangan Aman Cegah Stunting

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Gotong Royong Polisi-Petani di Kampar Kiri Hilir: 50 Kg Jagung Dipanen dari Lahan 0,25 Ha

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Selasa, 16 Jun 2026 - 01:03 WIB