Tujuh Rumah Hangus, Enam Rumah Rusak Ringan dalam Kebakaran di Desa Kute Bakti Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:09 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Kamis siang, 28 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 WIB dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, api pertama kali diketahui muncul dari salah satu rumah warga. Seorang saksi mata yang berada tidak jauh dari titik api segera berteriak meminta bantuan dan mengajak warga untuk berupaya melakukan pemadaman awal sebelum petugas tiba.

Tidak lama setelah laporan kebakaran diterima, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara langsung menurunkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas bekerja sama dengan aparat kepolisian, TNI dan warga bahu-membahu berupaya menguasai kobaran api. Akses jalan menuju desa yang cukup menantang serta padatnya rumah warga di kawasan tersebut sempat menyulitkan proses pemadaman. Namun, berkat koordinasi yang sigap dan kerjasama lintas sektor, api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 14.56 WIB, satu jam lebih setelah kejadian pertama diketahui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penanganan di lapangan, diketahui terdapat tujuh unit rumah warga yang mengalami rusak berat akibat terjilat api, sedangkan enam rumah lainnya mengalami rusak ringan. Sebanyak 13 kepala keluarga dengan total 39 jiwa menjadi korban terdampak akibat musibah ini. Pendataan dan identifikasi awal mencatat nama-nama korban yang rumahnya rusak berat antara lain Mamak Sahidin, Sahidin, Manina br Lubis, Joni, Surbakti, Gunawan dan Limbong. Sementara beberapa korban lain seperti Zul Pohan, Juri, Bapak Joni, Sarman Karo Karo, Suratmin dan Sima mengalami kerusakan rumah ringan.

Baca Juga :  Desa Lawe Setul Realisasikan Dana Desa Bangun Jalan Rambat Beton untuk Masyarakat

Meski kerugian material terbilang besar, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Warga terdampak kini tengah menanti upaya selanjutnya dari pemerintah setempat terkait bantuan darurat maupun proses pemulihan pasca kebakaran. Pihak BPBD Aceh Tenggara telah melakukan kajian cepat di lokasi dan terus memantau perkembangan kebutuhan warga terdampak, baik untuk penanganan hunian sementara maupun kebutuhan dasar lain.

Mengenai penyebab kebakaran, hingga berita ini diturunkan, aparat terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Belum ada keterangan pasti soal pemicu utama munculnya api di salah satu rumah warga yang kemudian menjalar dengan cepat ke rumah lain di sekitarnya. Kawasan permukiman yang padat dan dominasi material rumah berbahan kayu diduga turut mempercepat laju penyebaran api.

Baca Juga :  Dari Layanan Kesehatan hingga Pokir Pertanian: IWO-I Sampaikan Temuan Lapangan dalam Audiensi Bersama DPRD KBB

Sejumlah aktivitas lanjutan kini masih dilakukan petugas di lapangan, mulai dari pendataan kerugian, dokumentasi, pendampingan psikososial hingga pengawasan keamanan di area bekas kebakaran. Sementara itu, kegiatan administrasi, koordinasi lintas instansi, dan pelaporan rutin tetap berjalan di kantor BPBD Aceh Tenggara. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, ST., MM, mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran di permukiman padat serta memperhatikan aspek keamanan listrik dan penggunaan alat sehari-hari yang berisiko.

Musibah kebakaran di Desa Kute Bakti memberikan pelajaran penting mengenai pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Sinergi antarsektor, mulai dari BPBD, kepolisian, TNI, hingga masyarakat, kembali menjadi kunci utama dalam upaya penanganan dan mitigasi bencana. Upaya kolektif itu juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi para warga yang saat ini masih terdampak. Pemerintah daerah melalui BPBD Aceh Tenggara menyatakan komitmen akan terus siaga, melakukan pendampingan dan memastikan seluruh korban mendapatkan pemulihan yang layak. Dalam situasi darurat seperti ini, solidaritas dan gotong-royong antar warga menjadi kekuatan yang mampu mengurangi beban sekaligus mempercepat langkah masyarakat bangkit dari musibah.

Laporan :  Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru