BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:52 WIB

50247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA |  Upaya mewujudkan Kabupaten Aceh Tenggara yang bebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika semakin diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tentang Pembentukan Unit Layanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang digelar di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara. 01 Juni 2026

Penandatanganan nota kesepakatan dihari langsung oleh Kepala BNN Provinsi Aceh, Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat langkah pencegahan, rehabilitasi, serta pemberantasan narkotika hingga ke tingkat daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tenggara, Kapolres Aceh Tenggara, Dandim 0108/Agara, Kepala BNN Kabupaten Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si., Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), para kepala OPD, Kepala Dinas Kesehatan, para camat, kepala puskesmas, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Dua Tersangka Penjambret Handphone Mahasiswi Diringkus Tim Resmob Sat Reskrim Polres Agara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala BNN Provinsi Aceh menegaskan bahwa pembentukan Unit Layanan Terpadu P4GN merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang. Menurutnya, perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara menyampaikan dukungan penuh terhadap program P4GN sebagai bagian dari upaya melindungi generasi muda dan masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan daerah dan bangsa.

Dalam mendukung program tersebut, Polres Aceh Tenggara memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum dan pencegahan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K bersama unsur Forkopimda menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam memerangi narkoba secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Selama ini, Polres Aceh Tenggara terus menunjukkan keseriusannya dalam memberantas narkotika melalui berbagai langkah preventif dan represif. Selain aktif mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Polres Aceh Tenggara juga rutin melaksanakan sosialisasi, edukasi, penyuluhan hukum, serta kampanye bahaya narkoba kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat guna membangun kesadaran kolektif dalam memerangi narkotika.

Melalui pembentukan Unit Layanan Terpadu P4GN ini, diharapkan terbangun sistem pelayanan yang lebih efektif dan terintegrasi dalam aspek pencegahan, rehabilitasi, edukasi, hingga penindakan, sehingga mampu menekan angka penyalahgunaan narkotika di Aceh Tenggara secara signifikan.

Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara BNN, Pemerintah Daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tenaga kesehatan, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Aceh Tenggara yang aman, sehat, produktif, serta bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru