Bupati Aceh Tenggara Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Sawit di Lawe Sigala-Gala

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 16:43 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, WASPADA INDONESIA Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Kocan Mutiara Sawit di Desa Mulie Dame, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Rabu (24/9/2025). Acara tersebut turut diiringi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah.

Turut hadir dalam seremoni itu antara lain jajaran manajemen PT Kocan Mutiara Sawit, Komisaris Utama Dison Perangin Angin, Ketua DPRK Aceh Tenggara Denni Febrian Rozza, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), serta para tokoh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara menyampaikan bahwa kehadiran PT Kocan Mutiara Sawit bukan sekadar pembangunan sebuah fasilitas industri, melainkan simbol harapan baru bagi perekonomian masyarakat.

“Kita bersyukur dengan hadirnya PT Kocan Mutiara Sawit di Aceh Tenggara. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal masa depan. Pabrik ini diharapkan menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Salim Fakhry.

Baca Juga :  Warga Gaya Jaya Bahu-Membahu Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba

Ia menyebutkan, dengan luas lahan kelapa sawit di Aceh Tenggara yang mencapai sekitar 3.000 hektar, kehadiran pabrik pengolahan di daerah sendiri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ini adalah contoh konkrit kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Kehadiran pabrik ini akan membuka peluang kerja, baik langsung di sektor pertanian, maupun tidak langsung di sektor transportasi, logistik, hingga perdagangan lokal,” tambahnya.

Pemerintah daerah, lanjut Salim, akan terus mendukung inisiatif investasi yang mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan daya saing daerah. Ia juga berharap keberadaan PT Kocan Mutiara Sawit dapat memberdayakan petani lokal sebagai mitra dalam rantai pasok bahan baku kelapa sawit.

“Kita ingin petani ikut tumbuh bersama. Nantinya, kebun-kebun rakyat bisa menjadi sumber utama pasokan TBS (Tandan Buah Segar) bagi pabrik ini,” katanya.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Sementara itu, Komisaris PT Kocan Mutiara Sawit, Beny Tarigan, mengatakan pabrik kelapa sawit ini dirancang memiliki kapasitas produksi mencapai 300 ton per hari. Dalam fase pembangunan, sekitar 60 tenaga kerja lokal telah disiapkan.

“Ke depan, jika pabrik beroperasi penuh, kami perkirakan bisa menyerap ratusan tenaga kerja, baik di dalam maupun di luar area pabrik,” ujarnya.

Beny juga mengajak masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam kelapa sawit. Ia menyebut, kualitas tanah di Aceh Tenggara sangat mendukung pengembangan tanaman sawit yang berkelanjutan.

“Kalau lahan ada, silakan menanam sawit. Sekarang pabriknya sudah hadir di sini, dan kami siap menampung hasil masyarakat,” pungkasnya.

Pembangunan pabrik kelapa sawit tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian daerah di sektor pertanian dan industri hilir, sekaligus menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan investasi di Kabupaten Aceh Tenggara.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Emak-emak di Lawe Penanggalan Blokir Jalan Tuntut Kepastian Bantuan Pascabencana
Bantuan Bencana Hidrometeorologi Belum Turun, Korban di Aceh Tenggara Gelar Aksi Protes
Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan
Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum
Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri
Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam
Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara
KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Obat Keras, Dan Amankan 1 Kg Ketamin Bersama Tersangka

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Sudarman, Gerak Cepat Membantu Anak Korban Yang Kedua Orang Tuanya Meninggal Dunia Akibat Insiden Kebakaran

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Berikan Santunan dan Kursi Roda Kepada Warga Penyandang Disabilitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Police Go To School, Kapolres Batu Bara Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Access Road Inalum, Tiga Pelajar Dilarikan ke Klinik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dalam Rangka Minggu Kasih, Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol Memberikan Bantuan Kepada Warga Yang Membutukan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Zuriat Kedatukan Lima Puluh Siap Buka Data Hak Ulayat Sebelum Terbit HGU Perkebunan di Kecamatan Lima Puluh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkotika di Tanjung Tiram, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru