Semarak Hari Pahlawan, Bea Cukai Aceh Kenalkan “Uang Kita” kepada Pelajar Lewat Kemenkeu Mengajar 10

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 01:39 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 10 November 2025 — Semangat belajar dan kepahlawanan menggema di SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh saat Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh resmi membuka kegiatan Kemenkeu Mengajar 10 (KM10) pada Senin (10/11). Kegiatan tahunan yang melibatkan para pegawai Kementerian Keuangan sebagai relawan ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan membangun kepedulian, pemahaman, dan inspirasi bagi generasi muda.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah serta para relawan dari unit vertikal Kemenkeu di Aceh yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Menurutnya, KM10 merupakan aksi nyata kepedulian pegawai Kemenkeu dalam membangun negeri melalui edukasi langsung kepada pelajar, bukan hanya dalam ruang kerja formal.

“Kehadiran para relawan hari ini adalah bukti bahwa membangun bangsa tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga dapat dimulai dari ruang-ruang kelas seperti ini,” ujar Bier di hadapan para guru dan siswa. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi ini menjadi bagian dari gotong royong untuk mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga :  Aminullah Usman : Jika Menang akan Ajak Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh Fokus Perjuangkan Nasib Rakyat Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, Kemenkeu Mengajar mengusung tema “Mengenal Uang Kita, Menjaga Masa Depan”, yang difokuskan untuk menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa APBN adalah milik seluruh rakyat Indonesia, termasuk para siswa. Melalui pemahaman tersebut, peserta didik diharapkan menyadari bahwa fasilitas publik seperti sekolah, jalan, dan layanan kesehatan, semua dibiayai melalui penerimaan negara yang dikelola Kementerian Keuangan.

Bier menjelaskan bahwa memahami APBN sejak dini akan menumbuhkan generasi yang peduli, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengawal penggunaan uang negara. “Di pundak kalian, estafet pengelolaan keuangan negara akan diteruskan di masa depan,” pesannya penuh motivasi.

Pelaksanaan KM10 kali ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dalam momen tersebut, Bier mengajak siswa meneladani nilai kepahlawanan dengan cara yang relevan di era modern.

Baca Juga :  PBB Diminta Hukum Israel Sebagai Penjahat Perang di Palestina

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berintegritas, jujur, rajin belajar, serta menjaga fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat. Inilah bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita,” ucapnya.

Ia juga mendorong siswa untuk aktif bertanya dan berdiskusi dengan para relawan untuk memahami lebih jauh peran Bea Cukai dalam menjaga perbatasan, peran Pajak dalam menghimpun penerimaan, serta bagaimana Kemenkeu memastikan uang negara kembali ke masyarakat melalui pembangunan.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Bea Cukai Aceh berharap semakin banyak siswa Aceh yang bercita-cita menjadi bagian dari pengelola keuangan negara di masa depan. “Dari sekolah ini, kami yakin akan lahir calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan siap mengelola uang negara dengan amanah,” tutup Bier. (RED)

Berita Terkait

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur
Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari
Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:01 WIB

Stok Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang BPBD Aceh Tenggara, Publik Pertanyakan Transparansi Distribusi

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber “Bedah” Borok Anggaran Kuta Tengah!

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:42 WIB

Skandal “Gudang Berdebu” BPBD Aceh Tenggara: LSM KALIBER Tuding Birokrasi Khianati Kemanusiaan!

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:17 WIB

Pasca Banjir Bandang, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Tinggalkan Perpecahan dan Bersatu Bangun Aceh Tenggara

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:42 WIB

Mahasiswa dan Pemuda Gelar Aksi di Kantor Bupati Aceh Tenggara, Tuntut Evaluasi Penanganan Bencana dan Dugaan Intimidasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:26 WIB

Cahaya Harapan di Bumi Sepakat Segenap: Pemkab Aceh Tenggara Salurkan Santunan Bagi Ahli Waris Korban Banjir

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:15 WIB

Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:55 WIB

THR” yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda

Berita Terbaru