Bupati Aceh Tenggara Tinjau Langsung Pembukaan Akses Jalan Putus Akibat Banjir di Kecamatan Ketambe

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:27 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane  – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan respons sigap dalam menangani dampak bencana banjir dan banjir bandang yang memutus akses jalan di sejumlah titik Kecamatan Ketambe. Sabtu (13/12), Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM, meninjau langsung proses pembukaan akses jalan nasional yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat daerah lainnya, antara lain Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Dandim 0108/Agara, Ketua TP-PKK Hj. Nurjanah Salim Fakhry, Sekda Yusrizal, Kepala Pelaksana BPBD Mohd Asbi, serta sejumlah kepala dinas dan staf ahli lainnya.

Pemantauan dilakukan di salah satu titik kritis, tepatnya di Desa Simpur Jaya, tempat aliran Sungai Alas meluap dan menghantam badan jalan nasional hingga menyebabkan putus totalnya jalur transportasi utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari titik ini, saat ini sudah ada empat alat berat yang dikerahkan untuk membendung aliran sungai. Tujuannya agar arus sungai bisa dialihkan sehingga badan jalan dapat dibuka kembali untuk dilalui, setidaknya oleh kendaraan roda empat,” ujar Bupati Salim Fakhry.

Baca Juga :  Orang Tua Korban Penganianyaan Warga AGARA Minta Polda Sumut Tangkap seluruh Pelaku.

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten dan BPJN terus dilakukan secara intensif dalam upaya merespon cepat kondisi darurat ini. Selain empat alat berat yang telah bekerja di lokasi, pemerintah daerah berencana menambah satu unit alat berat guna mempercepat proses normalisasi.

“Kita menargetkan jalan ini bisa tembus besok. Namun, hujan yang turun semalam cukup deras sehingga menjadi kendala tambahan. Meski demikian, beberapa titik yang putus sebelumnya kini sudah bisa dilintasi meskipun masih dengan jalan darurat. Semoga dalam dua hari ke depan akses nasional menuju Rumah Bundar dapat dilalui kendaraan secara lebih lancar,” tambahnya optimistis.

Selain meninjau progres pekerjaan infrastruktur darurat, Bupati Salim Fakhry juga menyempatkan diri mendatangi posko pengungsian warga terdampak bencana di Desa Simpur Jaya. Di sana, ia menyapa para pengungsi satu per satu, menyampaikan empati, dan menampung berbagai keluhan langsung dari warga yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami kesulitan kebutuhan dasar.

Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pemimpin daerah langsung di tengah mereka di saat sulit. Bagi sebagian masyarakat, kehadiran Bupati disebut memberi suntikan semangat dan harapan baru dalam masa pemulihan pascabencana ini.

Baca Juga :  Masyarakat Laporkan ke Bupati Aceh Tenggara, Raja Rimba Mencekam: Seekor Sapi di Perkebunan Mendabe

“Kami kehilangan rumah, banyak yang sakit, air bersih sulit. Tapi dengan datangnya Pak Bupati ke sini, kami merasa tidak sendirian. Pemerintah peduli,” ujar salah seorang warga di posko pengungsian.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan senantiasa berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia menjamin bahwa seluruh kebutuhan utama seperti makan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat tinggal sementara menjadi bagian dari prioritas penanganan dalam masa tanggap darurat ini.

“Kita pastikan kebutuhan dasar masyarakat kita penuhi. Baik jalur akses, logistik, maupun layanan sosial lainnya akan terus kita kawal. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Bupati Salim Fakhry.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Aceh Tenggara, khususnya Kecamatan Ketambe, dilanda banjir dan banjir bandang yang menyebabkan kerusakan fisik, pemutusan akses jalan, serta memaksa sejumlah warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus melakukan penanganan terpadu agar kondisi bisa kembali pulih dalam waktu sesingkat mungkin.

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB