Stop Narasi Tendensius Terhadap Zulkifli Hasan: Tesso Nilo Berada di Provinsi Riau dan Tidak Ada Status Bencana di Riau

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:39 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,11 Desember 2025-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia ( DPP LPPI ) Dedi Siregar menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial.

Kami menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan di duga ada yang menggiring opini untuk mengganggu kinerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang dimana saat ini banyak torehkan kebijakan yang pro rakyat dan saat ini tengah gencorkan bantuan kepada korban bencana Sumbar, Sumut dan Aceh

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

beberapa waktu lalu hingga saat ini opini dan narasi tendensius yang di arahkan kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan mengkait-kaitkan dengan bencana Banjir di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara bahkan banjir tersebut yang di salahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan dengan asumsi TESSO NILO, padahal TESSO NILO berada di provinsi Riau, dan di Riau tidak ada status bencana apapun,

Baca Juga :  Sekjen DPP PEKAT IB Milano Ajak Semua Kader Agar Tetap Solid dan Tingkatkan Konsolidasi Organisasi

kita ketahui bersama TESSO NILO itu adalah taman Nasional, Taman nasional itu tidak boleh diberi izin apapun, oleh karena itu TESSO NILO tersebut tidak ada kaitanya dengan menteri kehutanan bahkan memberi izin tidak dapat di keluarkan

kami sangat heran dan melihat ini terkesan politis framing tersebut, yang kaitkan-kaitkan dengan Pak Zulkifli Hasan saya agak-agak lucu melihatnya. Pak Zulhas 5 tahun jadi Menteri Kehutanan, padahal kerusakannya jauh terjadi sebelum pak Zulhas jadi Menteri Kehutanan

Oleh dari itu kami menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial. menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan tidak mencerminkan etika komunikasi yang sehat.

Baca Juga :  PW GPA DKI JAKARTA Menilai Kapolda Metro Jaya Tidak Tauh Menahu Soal BBM Seperri Yang Di Tudingkan Di Medsos

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

“Kami meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran narasi yang memojokkan, mengandung fitnah, dan tidak didukung oleh fakta. Serangan personal di media sosial hanya memperkeruh suasana dan tidak memberikan manfaat apa pun bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangan resminya.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi pengguna media sosial, untuk bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat, bermartabat, dan bebas dari kampanye negatif yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya

Berita Terkait

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
Aksi di Depan KPK, GMPB Soroti Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda Bogor
Inalum Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

Maling Motor, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Bupati Lampung timur Ikuti Kebijakan Rahmat M Djauzal Gubernur Lampung Meminjam Dana Ke PT SMI Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:26 WIB

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 12:19 WIB

Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono

Senin, 6 April 2026 - 04:29 WIB

Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:46 WIB

Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:26 WIB

Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB