Emak-emak Desa Terutung Seperai Desak Inspektorat Aceh Tenggara Terbitkan LHP

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:46 WIB

50750 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Sekelompok ibu-ibu dari Desa Terutung Seperai, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mendatangi kantor Inspektorat setempat pada Selasa, 27 Januari 2026. Kehadiran mereka merupakan bentuk protes terhadap lambannya tindak lanjut laporan dugaan penyimpangan dana ketahanan pangan oleh pemerintah desa. Puluhan warga, didominasi oleh perempuan, menuntut agar Inspektorat segera mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan yang sudah diajukan masyarakat sepekan lalu.

Dalam suasana yang penuh kekhawatiran sekaligus ketegasan, para warga menanyakan langsung proses pemeriksaan yang telah dimulai sejak laporan diserahkan. Emil, salah satu warga perempuan yang ikut hadir, menyatakan bahwa masyarakat menunggu jawaban nyata dari pihak Inspektorat, sebab program ketahanan pangan yang seharusnya mendukung kebutuhan masyarakat, justru dinilai tidak berjalan sesuai harapan. Ia menilai tidak adanya transparansi dalam pengelolaan dana desa menjadi pintu awal munculnya ketidakpercayaan terhadap aparat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah utama yang disorot oleh warga adalah dugaan bahwa dana ketahanan pangan tidak digunakan sebagaimana mestinya. Sejumlah kegiatan disebut tidak dilaksanakan, namun tetap tercantum dalam laporan penggunaan anggaran. Hal ini memicu kecurigaan warga terhadap kemungkinan adanya praktik penyelewengan. Pj Kepala Desa Terutung Seperai menjadi pihak yang paling banyak disebut dalam pernyataan warga sebagai figur yang harus bertanggung jawab atas ketidakjelasan penggunaan dana tersebut.

Baca Juga :  Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Dalam pernyataan terpisah, salah seorang warga bernama Mutardi menekankan bahwa kedatangan warga ke kantor Inspektorat adalah bentuk upaya menuntut transparansi sekaligus mendesak agar pemeriksaan terhadap laporan yang mereka buat tidak ditunda-tunda. Ia menyebut bahwa bila proses LHP ini terus dibiarkan berlarut-larut, maka warga akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut, termasuk melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.

Warga juga meminta keberanian dari Bupati Aceh Tenggara untuk segera mengambil langkah tegas terkait kondisi di Desa Terutung Seperai. Mereka meminta agar Pj Kepala Desa dicopot dari jabatannya karena dinilai telah menciderai kepercayaan masyarakat. Lebih lanjut, masyarakat menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas dan memastikan dana yang digunakan tidak sesuai peruntukan dikembalikan ke kas desa.

Keinginan untuk kejelasan dan keadilan menjadi alasan utama warga mendesak Inspektorat bergerak cepat. Bagi warga, apa yang mereka perjuangkan bukan semata soal administrasi desa, tetapi menyangkut hak dasar atas informasi dan pengelolaan dana publik secara adil dan bertanggung jawab. Dalam suasana ekonomi desa yang masih rentan dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, setiap rupiah dari dana desa dianggap krusial.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara Gelar Panen Raya Jagung Serentak, Kapolri Pimpin Secara Virtual

Kehadiran puluhan emak-emak di kantor Inspektorat pun akhirnya diterima oleh Irbansus 4, yang memberikan jaminan bahwa laporan yang disampaikan telah masuk dan berada dalam tahap tindak lanjut. Pihak Inspektorat meminta masyarakat bersabar dan mempercayakan proses pemeriksaan kepada mekanisme yang sedang berjalan. Ia menyampaikan bahwa penanganan kasus-kasus seperti ini tetap melalui prosedur, dan penindakan akan dilakukan sesuai dengan aturan berlaku.

Meski jawaban tersebut belum sepenuhnya memuaskan keinginan masyarakat yang berharap penyelesaian segera, namun warga memilih untuk tetap menunggu perkembangan sambil terus menjaga intensitas pengawasan. Mereka bertekad mengawal proses ini hingga menghasilkan keadilan yang berimbang dan menjadikan kasus ini sebagai pengingat pentingnya keterbukaan dan pengawasan dalam tata kelola pemerintahan desa.

Aksi warga ini tidak hanya menunjukkan semangat kritis masyarakat terhadap pengelolaan dana publik, tetapi juga menegaskan bahwa partisipasi warga dalam mengawasi anggaran desa bukan hal yang bisa dipandang enteng. Masyarakat berharap, tindakan nyata dari Inspektorat dan pemerintah daerah dapat segera merealisasikan harapan mereka, agar kepercayaan terhadap lembaga pengawasan dan aparatur pemerintahan tidak luntur di mata warga.

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru