Mendagri Soroti Anggaran Seremonial Aceh Rp72,7 Miliar: Tim TAPA Aceh harus bertanggung jawab karena Abaikan RPJMA dan Nasib Rakyat Kecil?

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:36 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH WASPADA INDONESIA |  Kritik tajam menghantam Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan catatan serius terhadap draf APBA 2026. Fokus utama sorotan adalah alokasi dana sebesar Rp71, 7 miliar untuk belanja iklan reklame, film, dan pemotretan yang dinilai hanya bersifat seremonial.

Anggaran fantastis ini memicu polemik karena dianggap sangat kontras dengan kondisi riil masyarakat di lapangan. Alih-alih merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2025-2030, tim anggaran dinilai berjalan sendiri tanpa sensitivitas terhadap krisis kemanusiaan yang sedang terjadi.
Ironi di Tengah Krisis Stunting dan Kemiskinan

Publik mempertanyakan prioritas Pemerintah Aceh di bawah komando Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua TAPA. Di saat anggaran puluhan miliar dialokasikan untuk citra visual, Aceh masih bergelut dengan persoalan mendasar:
* Stunting yang Tak Teratasi: Angka gizi buruk masih menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda Aceh.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Pj. Gubernur Dilema, Rakyat Sengsara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imunisasi Rendah: Cakupan imunisasi yang belum maksimal menempatkan anak-anak Aceh dalam risiko kesehatan tinggi.
* Kemiskinan Ekstrem: Nasib fakir miskin dan masyarakat rentan seolah terabaikan dari intervensi anggaran yang signifikan.
Ancaman terhadap Visi Mualem-Dek Fadh

Langkah TAPA ini dinilai telah melenceng jauh dari semangat perubahan dan cita-cita pembangunan yang ditegaskan oleh pasangan pemimpin Aceh, Mualem-Dek Fadh. Alokasi anggaran yang dinilai adanya “boros” tersebut dianggap merusak fondasi kesejahteraan yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk rakyat Aceh.

Baca Juga :  Aminullah Dua Kali Polling Tetap Teratas untuk DPR RI 2024, Masuk 6 Besar Survei Yakorbis

“Sangat tidak pantas jika biaya seremoni lebih diutamakan daripada perut rakyat kecil di tengah kondisi ekonomi lagi sulit-sulitnya ,” ungkap Dr Nasrul Zaman Pengamat Kebijakan Publik Aceh.

Lanjutnya, jika tata kelola anggaran ini tidak segera diperbaiki, visi besar membangun Aceh yang mandiri dan sejahtera yang digabungkan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem hanya akan menjadi slogan diatas kertas iklan yang mahal

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
248 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Muzakir Manaf
Asosiasi Geologi dan Pertambangan Gayo Lues,Tentang Dugaan Pelanggaran Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas PT GAYO MINERAL RESOURCES
Bahlil Lahadalia Lantik Pengurus Baru Golkar Aceh, Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Partai
Salim Fakhry Minta Dukungan Bahlil, Golkar Siap Kawal Dana Otsus Aceh Naik 2,5 Persen
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Buka Bimtek SPIP di Banda Aceh, Plt Inspektur Nagan Raya: SPIP Fondasi Nyata Manfaat Anggaran untuk Rakyat
Dibuka Kadispora Aceh, ASSIPA Gandeng SIS Spanyol Siapkan Generasi Emas Sepak Bola Aceh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru