Masyarakat Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Panas.

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:45 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau,  waspadaindonesia.com – Memasuki musim kemarau, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kepulauan Meranti, mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran. Selasa (10-02-2026).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Zulkifli, S.H., M.Si., menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang sering kali berawal dari api kecil.

Wan Zulkifli menjelaskan bahwa kebakaran biasanya dimulai dari api kecil yang dibiarkan tanpa penanganan cepat. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengetahui cara menangani api kecil dengan benar, seperti menutup api dengan kain basah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kain apapun, seperti handuk, karung goni, dapat digunakan untuk memadamkan api, setelah dibasahi terlebih dahulu untuk menutup sumber api. Yang terpenting adalah tidak panik,” ungkapnya kepada media baranewsriau.com, Selasa (10/02/2026).

Baca Juga :  Pelabuhan dan Jembatan Desa Bandul Kembali Difungsikan Setelah Direhabilitasi Pemkab Meranti

Wan Zulkifli menambahkan, dalam situasi kebakaran di lapangan, baik itu di lahan, tempat pembuangan sampah, atau di rumah, dirinya mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus mengambil gambar atau video, tetapi segera membantu memadamkan api dengan air.

Ia menegaskan bahwa tren merekam kejadian kebakaran sering kali menghambat penanganan api.

“Boleh merekam untuk melaporkan kebakaran, tetapi jangan sampai semua orang sibuk mengambil gambar dan video sehingga api terlambat ditangani dan berpotensi menjadi kebakaran besar,” tegasnya.

Tak hanya itu, Wan Zulkifli juga mengingatkan bahwa jika masyarakat membakar sampah, sangat penting untuk menunggu sampai api benar-benar padam. Di musim kemarau, api yang ditinggalkan tanpa pengawasan memiliki risiko besar untuk berkembang menjadi kebakaran.

Baca Juga :  Syarahan Sastra Budaya LAMR Kepulauan Meranti di SMAN 1 Rangsang Barat Berlangsung Meriah

Ia menambahkan, terdapat tiga unsur yang menyebabkan api, yakni panas, oksigen, dan bahan bakar.

Di musim kemarau ini, suhu panas yang tinggi, keberadaan oksigen, dan bahan bakar seperti kertas, kayu, atau daun kering dapat dengan mudah memicu kebakaran.

“Terpenuhinya tiga unsur ini menjadi penyebab api,” tukasnya.

Wan Zulkifli menegaskan bahwa pemadaman api adalah tanggung jawab bersama.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dan bersama-sama menangani potensi kebakaran, karena Damkar tidak dapat bekerja sendiri tanpa keterlibatan aktif dari masyarakat.

 

Penulis: Ucok Alexander

(Amar Hawari)

Editor: Ros.H

Berita Terkait

Sosialisasi Budaya Melayu oleh LAMR Sasar Santri Darul Fikri
Presisi Polda Riau Bernuansa Melayu, LAMR Meranti Apresiasi Ekspedisi Merah Putih
LAMR Meranti Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolres AKBP Gede
Jaga Mangrove, LAMR Meranti Ajak Masyarakat Rawat Pesisir
Butuh Data Resmi Pemkab Meranti? Ajukan Melalui Layanan PPID Kominfo
KETUA LAMR KEPULAUAN MERANTI TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI 10 KEPALA DESA 
LAMR LAKSANAKAN KEGIATAN SYARAHAN SASTRA BUDAYA DI MAN 2 KEPULAUAN MERANTI 
PEMKAB MERANTI DUKUNG PENUH PEMBERANTASAN NARKOBA: BUPATI APRESIASI KAPOLRES SITA 60 KH

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB