Budi Afrizal Dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Aceh, Prioritaskan Validasi Data dan Pemberdayaan Ekonomi

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:11 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, WASPADA INDONESIA |  Budi Afrizal, SKM, MKM, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Tenggara. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk memperkuat kinerja dan pelayanan publik di tingkat provinsi. Pengalaman panjang Budi Afrizal dalam bidang administrasi dan manajerial, khususnya saat memimpin sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana, menjadi salah satu alasan utama kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Dinas Sosial Aceh.

Dinas Sosial Aceh merupakan lembaga strategis yang memiliki peran penting dalam penanganan berbagai persoalan sosial, mulai dari pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat rentan, hingga pengawasan penyaluran bantuan sosial. Dengan tantangan yang semakin kompleks, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan dan inovasi dalam pelaksanaan program-program sosial di Aceh.

Dalam pernyataannya, Budi Afrizal menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan kehadiran Dinas Sosial di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan dan perhatian pemerintah. Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sedang berjalan, dengan fokus utama pada validasi data penerima bantuan sosial.

Baca Juga :  IWOI Aceh Sudah 90 Persen Siap Sambut Hari Jadi IWO Indonesia ke-3 di Provinsi Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi Afrizal menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Ia tidak ingin ada bantuan yang salah sasaran atau menimbulkan polemik di masyarakat. Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota akan diperkuat agar proses penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran. Validasi data menjadi prioritas utama guna memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.

Selain memastikan penyaluran bantuan sosial yang tepat, Budi Afrizal juga menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Ia menyadari bahwa bantuan sosial memang penting sebagai bentuk perlindungan sementara, namun tujuan akhirnya adalah menciptakan kemandirian masyarakat. Ia berharap, melalui berbagai program pemberdayaan, masyarakat Aceh dapat bangkit, memiliki daya saing, dan tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.

Baca Juga :  Ampon Reza Fahlevi Hadiri Pelantikan HIMAS, Ajak Bersatu Bangun Simeulue

Pelantikan Budi Afrizal sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh diharapkan membawa energi baru dan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pengalaman dan visi yang dimilikinya, Budi Afrizal diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat rentan di Aceh. Pemerintah daerah dan masyarakat luas menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera dan inklusif.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Syahbudin Padang: Jangan Diskriminasi Media yang Belum Terverifikasi Dewan Pers
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru