LSM Trinusa Desak Kejari Segera Proses Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025

hayat

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:46 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU — Setelah resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2025 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa memberikan batas waktu bagi penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Jika tidak ada respons atau langkah penyelidikan dalam waktu dekat, pihaknya mengancam akan kembali turun ke jalan dengan membawa massa yang jauh lebih besar.

Hal tersebut disampaikan secara tegas oleh Ketua DPC Trinusa Pringsewu, Abdul Manaf, saat dikonfirmasi awak media di sela-sela kegiatan, Minggu (24/5/2026). Menurutnya, keseriusan Kejari Pringsewu dalam menangani perkara ini sedang diuji, dan masyarakat tidak akan tinggal diam jika laporan yang sudah dilengkapi data dan bukti tersebut justru diabaikan atau berjalan di tempat.

“Kami sudah menyerahkan berkas lengkap beserta bukti-bukti yang kami miliki. Sekarang kami beri waktu dalam waktu dekat untuk melihat apakah ada tindak lanjut nyata dari Kejari Pringsewu. Jika sampai batas waktu yang kami tentukan tidak ada langkah apapun atau laporan ini seolah dikubur, maka kami pastikan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa,” tegas Abdul Manaf.

Baca Juga :  Pj.Bupati Pringsewu meninjau kebun Hidroponik Di Desa MargoSari Pagelaran Utara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, aksi yang akan dilakukan nanti bukan lagi sekadar penyampaian laporan, melainkan bentuk tekanan keras dari masyarakat. Pihaknya berjanji akan mengerahkan massa yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan aksi sebelumnya, guna menuntut transparansi dan kepastian hukum atas penggunaan uang rakyat yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah tersebut.

“Kami tidak main-main. Jika keadilan belum terlihat dan laporan kami tidak diproses sesuai prosedur, kami akan turun ke jalan lagi dengan membawa massa yang jauh lebih besar. Ini adalah hak masyarakat untuk mengawasi dan menuntut pertanggungjawaban keuangan daerah. Kami ingin Kejari bekerja tegas, mandiri, dan tidak ada kompromi dengan pihak manapun,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu dan Kodim 0424 Gelar GPM Bersubsidi dan Bazar Ramadan TNI  

Abdul Manaf kembali menegaskan bahwa dugaan penyimpangan dalam belanja perjalanan dinas dan pos anggaran lainnya sangat jelas indikasinya, dan bukti-bukti yang diserahkan sudah cukup kuat untuk dijadikan dasar penyelidikan. Ia berharap ancaman aksi massa ini tidak perlu terjadi dan Kejari Pringsewu segera menunjukkan kinerja terbaiknya demi memulihkan kepercayaan publik.

“Intinya, kami minta kecepatan dan ketegasan. Jangan sampai kami harus mengerahkan ribuan massa hanya untuk menagih hak kami sebagai warga negara agar uang rakyat tidak dikorupsi atau dihamburkan begitu saja. Kami tunggu langkah nyatanya,” pungkasnya.

(Hayat)

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali saat menunjukan barcode My Pertamina yang dipakai para tersangka
DPC LSM Trinusa Gelar Aksi Kondusif di DPRD Pringsewu: Tak bertemu Anggota Dewan, Langsung Lapor Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025 ke Kejari
Pemkab Lamtim Bersama Bulog Salurkan Bantuan Pangan, Warga Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan Di Wonodadi
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Tahapan Pilkakon Serentak 2026, Tekankan Netralitas dan Dukungan Program Prioritas
Wabup Pringsewu, Umi Laila saat membuka sosialisasi Perda Pajak dan Restribusi di GSG Kecamatan Gading Rejo
Bupati Pringsewu Resmikan UPT SD Negeri 1 Gunungraya sebagai Sekolah Definitif
DPC LSM Trinusa Resmi Sampaikan Surat Pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa ke Polres Pringsewu, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 17:08 WIB

GIAT SABUK KAMTIBMAS (sambang,budaya,kemanan dan ketertiban kota metro) polres kota metro bersama ormas grib jaya

Minggu, 5 April 2026 - 17:25 WIB

MENODAI SEJARAH DEMOKRASI KOTA METRO: UPAYA PEMBUNGKAMAN PARTISIPASI PUBLIK DI TENGAH PROSES PENGUJIAN OMBUDSMAN RI

Minggu, 5 April 2026 - 12:53 WIB

Pernyataan Resmi Indomedia Network terkait Hak Jawab Berita dan Perlawanan Segala Bentuk Kriminalisasi dan Intervensi Pekerja pers

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:16 WIB

Gerobak Cadang Sapi Lawang : Dispungsi Birokrasi, Distori Kekuasaan, Dan Manuver Depensip Di Kota Metro

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:59 WIB

Tekap 308 sat reskrim polres metro tangkap asisten rumah tangga yang nekat curi perhiasan majikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:10 WIB

SINYAL AWAL KRISIS TATA KELOLA RSUD METRO: KETIKA REGULASI DAERAH BERPOTENSI MENYIMPANG DARI HUKUM NASIONAL DAN PENGAWASAN KEUANGAN PUBLIK TERANCAM

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:26 WIB

​BREAKING NEWS: SK Wali Kota Metro Terkait Dewan Pengawas RSUD Ahmad Yani Digugat Warga, Diduga Tabrak Aturan

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:06 WIB

SUARA KRITIK WARGA DI KOTA METRO MENINGKAT: INDIKATOR KEMATANGAN DEMOKRASI LOKAL ATAU SINYAL KRISIS KEPERCAYAAN?

Berita Terbaru