Pembersihan Jalan Nasional Pascabanjir di Aceh Tenggara Dikerjakan Bertahap hingga Seluruh Ruas Aman

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:14 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Upaya cepat dan terukur Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 3.5 dalam membersihkan material sedimen sisa banjir di lintas nasional Aceh Tenggara mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Pekerjaan pembersihan yang dilakukan sejak hari-hari pertama pascabencana di bawah koordinasi Jaya Yuliadi, ST, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga aksesibilitas dan keselamatan masyarakat, khususnya pada jalur vital Kutasane-Lawe Tua Persatuan, Kecamatan Lawe Sigala-Gala.

Hari ini, Minggu 24 Mei 2026, proses pembersihan memasuki tahapan yang lebih detail dan menyeluruh. Setelah ruas Desa Kuning, Kecamatan Bambel, kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal, BPJN 3.5 langsung bergerak ke beberapa titik lain yang terdampak, termasuk kawasan Lawe Tua Persatuan. Tantangan utama di wilayah ini adalah sedimen lumpur yang telah menjadi keras akibat paparan panas dalam beberapa hari terakhir. Dengan keterbatasan akses alat berat karena sejumlah saluran terhalang bangunan beton warga, para petugas tak surut langkah. Pekerjaan manual menggunakan bor, cangkul, dan alat pemecah pun diterjunkan agar pembersihan dapat tetap optimal.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Tenggara Jadi Irup Hut RI Ke-78 di Lapangan Jenderal Ahmad Yani Kutacane

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaya Yuliadi, ST, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Aceh, secara lugas menyampaikan bahwa fokus utama pihaknya adalah memastikan seluruh jalan nasional benar-benar bersih dari sisa material banjir. Setiap titik yang sudah dikerjakan selalu diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada lagi hambatan bagi pengguna jalan maupun aliran drainase. “BPJN 3.5 selalu mengutamakan kualitas dan keamanan hasil kerja. Kami tidak hanya membersihkan permukaan, tetapi juga memastikan saluran air di sisi jalan kembali lancar supaya tidak terjadi genangan atau potensi kerusakan lanjutan,” ungkapnya.

Hasil dari kerja keras tim selama beberapa hari terakhir jelas terlihat. Jalan lintas nasional kini terbebas dari lumpur dan debu, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit yang sempat menghantui warga. Kendaraan roda dua, empat, hingga angkutan umum sudah dapat melintas tanpa kendala pada titik-titik yang sebelumnya tertutup material keras. Mobilitas masyarakat kembali meningkat, kehidupan sosial dan ekonomi pun perlahan berangsur pulih.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Iklim Demokrasi Tindak Tegas Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian

Penanganan yang sigap, tepat, dan menyeluruh ini menunjukkan dedikasi BPJN 3.5 dalam melayani masyarakat Aceh Tenggara, sekaligus menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan warga sekitar. Langkah responsif ini tidak hanya memberikan dampak bagi kelancaran aktivitas sehari-hari, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah di bidang infrastruktur jalan.

Jaya Yuliadi, ST, memastikan upaya pemeliharaan dan pemantauan akan terus berlangsung hingga seluruh ruas aman dan layak digunakan. Hasil nyata di lapangan semakin mempertegas pentingnya kerja bersama dan kehadiran negara dalam memulihkan wilayah terdampak bencana. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Aceh Tenggara. (RED)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru