Dt. Muhammad Nasir kecam keras kericuhan di Banggar, desak selesaikan lewat musyawarah adat.
PEKANBARU, waspadaindonesia.com – Insiden kericuhan di Gedung DPRD Provinsi Riau pada Kamis (16/7/2026) disorot tajam Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru. Panglima Besar Hulubalang LAMR Pekanbaru, Dt. Muhammad Nasir, menyebut peristiwa adu jotos antar-pendukung di gedung dewan itu telah menodai marwah adat Melayu Riau Jumat (18/7/2026).
Kericuhan terjadi di koridor gedung setelah sebelumnya terjadi cekcok di ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet. Perselisihan terkait pergeseran anggaran itu memicu bentrokan fisik antar-pendukung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gedung DPRD Riau itu adalah tempat terhormat untuk merumuskan kebijakan demi kesejahteraan masyarakat Riau, bukan ring tinju. Sangat tidak elok. Tindakan tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai luhur adat istiadat kita yang menjunjung tinggi musyawarah dan adat bersendikan syarak,” ujar Dt. Muhammad Nasir kepada media *waspadaindonesia.com* Jumat (17/7/2026).
Tegaskan 3 Sikap Adat
Sebagai penjaga nilai kesantunan di Pekanbaru, Hulubalang LAMR Pekanbaru menyampaikan sikap resmi:
1. Mengutuk Aksi Premanisme. Mengutuk keras segala bentuk intimidasi dan benturan fisik yang membawa massa pendukung ke lingkungan DPRD, terutama saat membahas anggaran rakyat.
2. Mendesak Pimpinan Dewan Menahan Diri. Meminta Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet beserta pendukungnya untuk menurunkan ego. Selesaikan perbedaan pandangan melalui mekanisme tata tertib dewan secara bermartabat.
3. Menuntut Pemulihan Marwah Dewan. Mengingatkan seluruh anggota DPRD Riau adalah representasi masyarakat. Peristiwa anarkis ini telah merusak kepercayaan publik dan harus diselesaikan secara adat maupun hukum jika terbukti ada pelanggaran.
Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi
Dt. Muhammad Nasir mengimbau warga Pekanbaru untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.
“Kita di Riau ini memegang teguh prinsip adab. Jangan sampai pertikaian politik di tingkat elit merusak silaturahmi kita di akar rumput. Mari sama-sama kita jaga kondusivitas Pekanbaru tercinta,” pungkasnya.
Sumber: Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol


































