STIAPEN Perkuat Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri, Targetkan Lulusan Administrasi Bisnis Siap Bersaing

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 18:31 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan dan Penyelarasan Kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 1 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara, Selasa, 1 September 2026, dengan melibatkan sejumlah mitra dari dunia industri, perbankan, lembaga pemerintah, organisasi pengusaha, alumni, serta dosen Program Studi Administrasi Bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FGD ini menjadi ruang strategis bagi STIAPEN untuk mendengarkan secara langsung berbagai masukan dari dunia kerja mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan ketika memasuki dunia profesional.

Melalui forum tersebut, STIAPEN ingin memastikan kurikulum yang dikembangkan tidak hanya kuat dari sisi akademik, tetapi juga mampu menjawab perkembangan dan kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis.

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Bank Mustaqim Cabang Kuala, Pimpinan Bank Mustaqim Cabang Seunagan, Pimpinan Cabang Pegadaian Meulaboh, Pimpinan BSI Simpang Peut, perwakilan BSI Seunagan, perwakilan BPS Kabupaten Nagan Raya, Ketua HIPMI Kabupaten Nagan Raya, perwakilan PT Bara Energi Lestari (BEL), alumni, serta para dosen Program Studi Administrasi Bisnis STIAPEN.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Berbagai pengalaman dan pandangan disampaikan secara terbuka, terutama mengenai kemampuan yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja.

Baca Juga :  Bappeda Nagan Raya Dukung Program Katalisator Kemitraan Berdikari: Dorong Inovasi UMKM Melalui Pemanfaatan Fly Ash

Pembahasan tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga mencakup keterampilan komunikasi, penguasaan teknologi dan digitalisasi, kemampuan bekerja dalam tim, sikap profesional, kemampuan memecahkan masalah, hingga pengalaman praktik dan magang.

Berbagai kompetensi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dan bekerja secara profesional sesuai tuntutan dunia industri.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara, Maulidar, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah hadir dan memberikan masukan dalam penyelarasan kurikulum.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah hadir dan memberikan masukan.

Kami ingin kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” ujar Maulidar.

Menurutnya, keterlibatan dunia industri sangat penting dalam memastikan proses pendidikan di STIAPEN mampu memberikan bekal yang relevan kepada mahasiswa.

Maulidar juga berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada forum FGD, tetapi dapat berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan FGD. Ke depan, kami ingin mahasiswa mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung dari dunia industri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Bisnis STIAPEN, Adria, S.E., M.Si., mengatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan para mitra akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran.

Baca Juga :  Apel Aset Kendaraan Dinas Di Alun Alun Nagan Raya Bukan Untuk Pengadaan Mobil Baru Kata Bupati.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia industri. Masukan dari para mitra akan membantu kami membuat pembelajaran lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelas Adria.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung para mitra memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.

“Apa yang dibutuhkan industri akan kami jadikan bahan dalam pembelajaran. Dengan begitu, setelah lulus mahasiswa tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja,” tegasnya.

Adria berharap sinergi antara STIAPEN dan dunia industri dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif, khususnya yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat.

“Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik, magang, dan kegiatan lainnya. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa akan lebih siap dan percaya diri ketika memasuki dunia kerja,” pungkas Adria.

FGD penyelarasan kurikulum tersebut menjadi langkah penting STIAPEN dalam membangun pendidikan yang semakin adaptif terhadap perubahan zaman sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri.

Dengan keterlibatan para praktisi dan mitra kerja, STIAPEN diharapkan mampu melahirkan lulusan Administrasi Bisnis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, pengalaman, dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.(*)

Berita Terkait

Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot
Wacana Pemekaran Aceh Kembali Mengemuka, Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Jadi Sorotan
Bupati TRK: Investasi Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Nagan Raya
Bupati TRK Resmi Lantik 125 Tuha Peut Gampong Se Kecamatan Beutong Periode 2026–2032
Kejari Nagan Raya Pimpin Apel Upacara HUT RI Ke 81

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB