Dr. Muslem Bahas Usulan Pahlawan Nasional Sultan Alaidin Mahmudsyah dan Tgk. Chik Pante Geulima Bersama Ahli Waris

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 26 Februari 2024 - 17:29 WIB

50270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem membahas langkah dan upaya pengusulan dua pahlawan Aceh Sultan Alaidin Mumahmmad Daud Syah dan Tgk. Chik Pante Geulima sebagai Pahlawan Nasional bersama para ahli waris dari keluarga pahlawan. Senin, 26 Februari 2024.

Pertemuan itu dihadiri keluarga, Tengku Muntazar dan Tuanku Abdul Kadir dari pihak Sultan Alaidin Mahmudsyah kemudian Salman dan Munir yang mewakili ahli waris cucu Tengku Chik Pante GeUlima.

Tengku Muntazar mengungkapkan kehadirannya tersebut dalam rangka mengusulkan Sultan Alaidin Mumahmmad Daud Syah untuk bisa di nobatkan menjadi salah satu Pahlawan Nasional. Ia menambahkan, apa yang telah dilakukan Sultan Alaidin kepada Republik ini sangat besar, perjuangannya menjadi modal bagi Indonesia dalam meraih kemerdekaan dari para penjajah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi sangat disayangkan sampai dengan sekarang, seorang sultan yang begitu berani dan juga sultan terakhir di Aceh kala itu, hingga sekarang belum mendapat pengakuan dari Pemerintah. Untuk itu kami hadir disini ingin menyampaikan bahwa beliau layak dan pantas untuk menjadi salah satu Pahlawan Nasional”

Baca Juga :  Konferensi Pers Bea Cukai di Banda Aceh Ungkap Peningkatan Nilai Penindakan 24 Persen di Tengah Penurunan Jumlah Kasus

Hal yang sama di ungkapkan Salman, menurutnya Tgk. Chik Pante Geulima yang syahid pada 1903 di bateeilek, semasa hidupnya ia berjuang sebagai tokoh agama dan juga di bidang pertahanan sebagai panglima yang berperang melawan penjajah. “Atas kontribusi besarnya dalam mempertahankan kedaulatan bangsa dan pembinaan ummat, sehingga kita melihat Tgk. Chik layak diusulkan menjadi tokoh pahlawan nasional. Mudah-mudahan kami bisa menyiapkan dokumen dan syarat-syarat pengusulan nya.” imbuh Salman.

Sementara itu, Kadis Sosial Dr. Muslem menyambut baik rencana pengusulan calon pahlawan nasional (pahnas) dari pihak keluarga. Untuk selanjutnya, kata Dr. Muslem, Dinas Sosial Aceh akan menfasilitasi usulan pahnas ini, pintu pengusulan nya melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang terdiri dari unsur praktisi , akademisi, pakar, sejarawan dan instansi terkait.

“Setelah dokumen dan syaratnya lengkap nanti dari tim TP2GD kita usulkan pahlawan nya,
Saya fokus terkait usulan pahlawan ini, karena ini menyangkut marwah bangsa aceh,”

Baca Juga :  Transformasi 'Asabiyyah' di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia

Disisi lain kata Dr. Muslem, pengusulan ini juga merupakan perhatian pemerintah aceh kepada keluarga dan ahli waris pahlawan di Aceh. usulan ini sebutnya, sebagai penghormatan atas jasa-jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk masa depan bangsa dan rakyat.

“Kalau bisa kali ini untuk Aceh usulan pahlawannya banyak yang diterima, mengingat banyak lahir pejuang tanah air dari Aceh yang berperang melawan penjajah. Mengusulkan mereka menjadi pahlawan nasional juga bagian dari rasa sukur dan penghormatan kita terhadap pahlawan. Selama ini yang kita nikmati adalah hasil perjuangan mereka, tentu ini jadi tugas kita sebagai generasinya” tegasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kabid Dayasos, Teuku Nara, SE, Sub Koordinator P2KRS, Hersi Malahayati M.Si, Sub Koordinator P2K, Safwan MM.

Berita Terkait

Syahbudin Padang: Jangan Diskriminasi Media yang Belum Terverifikasi Dewan Pers
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru