Shoope Express Belum Juga Mengganti Dua Unit HP Milik Seller yang Dinyatakan Hilang

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2024 - 23:42 WIB

50494 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Shoope Express, salah satu perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, menjadi sorotan negatif karena sampai kini, Selasa (25/06/2024) belum juga mengganti dua unit handphone (HP) milik seorang seller yang dinyatakannya hilang dalam proses pengiriman.

Kasus ini bermula ketika seller tersebut mengirimkan dua unit HP melalui Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia Deli Serdang untuk pelanggan mereka, namun paket tersebut tidak pernah sampai di tujuan.

Sudah lebih dari dua minggu sejak kejadian tersebut dilaporkan, namun hingga kini pihak Shoope Express belum juga memberikan solusi ataupun kompensasi yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menimbulkan kekecewaan dan ketidakpuasan yang mendalam dari pihak seller, yang merasa dirugikan baik secara finansial maupun reputasi.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan Shoope Express. Dua unit HP yang saya kirimkan tidak pernah sampai, dan sampai sekarang tidak ada kejelasan dari mereka. Ini sangat merugikan bisnis saya,” ujar seller koko jhon kepada awak media, Selasa (25/06/2024).

Pihak seller juga merasa sempat “di bola bola,” ketika hendak melakukan komplain atas kehilangan barang berharganya.

Baca Juga :  Menkes RI dan Dubes Arab Saudi Dukung Program Operasi Jantung Bantuan KSRelief di RS Adam Malik

” Awalnya saya jumpa pegawai bernama Faisal di depan kantor soophe, dan dia menyuruh saya menyampajkan komplain ke gedung kantor belakang, Namun pegawai belakang bilang ke depan jumpai faisal, setelah menjumpai faisal kembali, dia malah meminta saya menghubungi Lukman penanggung jawab, sambil memberikan nomor HP nya, ” kesal pihak seller koko Amin.

Pihak Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Helvetia ketika dihubungi awak media, Kamis (20/06) kemarin, Lukman yang mengaku sebagai penanggung jawab selaku malah menyuruh awak media untuk mempertanyakan ke pada tim krisis shoope express bernama Indra.

” Kalau mengenai barang korban yang hilang, hubungi saja Pak Indra, karena dia tim shoope yang menangani kasus barang hilang seperti ini. Sedangkan mengenai Indra yang memasang profil HP mengenakan baju loreng tentara, Lukman mengatakan dia bukan tentara dan itu hanya wallpapernya saja bang,” ujar Lukman.

Sementara tim krisis shoope express, Indra yang dihubungi mengaku dirinya hanya menangani paket barang yang hilang di sumatera bagian utara (Sumbagut).

Baca Juga :  Bimtek Sppn Ditutup, Plt. Dirjen Pas : Tingkatkan Kompetensi Demi Jaga Marwah Pemasyarakatan

” Kalau paket barang yang hilang itu, pemesannya dari bandung, jadi tim bandung yang nangani. Jadi begini saja, masalah ini sudah saya sampaikan ke pusat, biar nanti saja orang pusat yang menghubungi mas, ” katanya tanpa merinci soal 1 lagi HPyang buyyernya ada dwilayah Sumbagut yakni Padang.

Insiden ini mengingatkan pentingnya keandalan dalam layanan pengiriman, terutama bagi para pelaku usaha yang sangat bergantung pada pengiriman yang tepat waktu dan aman.

Banyak pihak berharap agar Shoope Express segera menyelesaikan masalah ini dan memperbaiki sistem mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi para pengguna jasa pengiriman untuk selalu mengecek reputasi dan kebijakan perusahaan sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka, terutama untuk barang- barang berharga tinggi.

Kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan bagaimana langkah Shoope Express dalam menangani keluhan pelanggan mereka.(red)

Poto : istimewa

Berita Terkait

Bersama Perangkat Desa, Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Desa Tanjung Haloban.
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Bupati Karo Hadiri RUPS Tahunan PT Bank Sumut Bahas Agenda Strategis
Konsumen Dirugikan, PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Diduga Lakukan Penahanan Mobil dan Dokumen Secara Sepihak
Harga Hancur Akibat Bawang Impor Ilegal Petani Bawang Gelar Aksi di DPRDSU
Wartawan Diperlakukan Kasar, Diteriaki Wartawan Bodong, Pelecehan Terhadap Jurnalis dan Dugaan Modus Penipuan Promo Gadai Ancam Kebebasan Pers
Mulya Koto Ketua Lembaga MPSU Ucapkan Terimakasih Kepada Satpol – PP & Dinsos Kota Medan Atas Reaksi Cepatnya Amankan ODGJ
Bersama Pemerintahan Desa, Personil Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Desa Kampung Bilah.

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:51 WIB

Mahasiswa dan Pemuda Bogor Apresiasi Langkah Tegas TNI: Wujud Pertanggungjawaban dan Marwah Institusi

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:22 WIB

Selama Ramadhan Mahasiswa dan Pemuda Adakan Giat Pesantren Kilat di Masjid Nurul Iman Kampung Setu 2 Warga Senang 

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:54 WIB

Evaluasi Total GMPB: 14 Tuntutan Untuk 1 Tahun Kinerja Bupati Bogor 

Senin, 16 Februari 2026 - 21:26 WIB

GMPB Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas Pendidikan ke APH Polda Jabar, KPK RI dan Kejari Kab.Bogor

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:11 WIB

Usai Laporkan ke KPK, GMPB Kembali Buat Laporan ke Kejari Kabupaten Bogor Terkait Sarpras Dinas Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:16 WIB

Kapten Tatang: Wujudkan Lingkungan Bersih, Cibinong Gelar Gabungan Operasi Bersih 

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:19 WIB

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kejari Cibinong dan Baznas Kabupaten Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:23 WIB

Aktivis Gerakan MAHASISWA dan Pemuda Bogor, Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pejabat Kabupaten Bogor ke-KPK

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Muswil Cacat Hukum, Ancaman Perpecahan KA KAMMI Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:51 WIB

BATU BARA

Inalum Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohna

Senin, 20 Apr 2026 - 12:20 WIB