Bereh FIFA Tak Duduk Diam Menjemput Program Bersama SKPK Demi Nagan Raya Makmu.

- Redaksi

Minggu, 21 Juli 2024 - 04:46 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Aceh : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya ternyata sudah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan dan jembatan gantung ke Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Dengan NOMOR : 050/151/2023 Pada Tanggal 13 Maret 2023. Perihal : Permohonan Pembangunan dan Jembatan dan Jembatan Gantung Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.

Permohonan tersebut ditujukan kepada Manteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia C/q Direktur Jendral Bina Marga di Jakarta.

Bukan tanpa alasan, pengusulan tersebut berdasarkan kondisi alam di Kabupaten Nagan Raya yang sering terjadi banjir luapan sungai, sehingga mengakibatkan sarana transportasi masyarakat terganggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pengusulan yang ditujukan ke Direktorat Jenderal Bina Marga itu juga disebabkan karena sebagian masyarakat masih menggunakan rakit sebagai alat transportasi penyeberangan sungai.

“Iya benar, telah kita ajukan ke Pemerintah Pusat untuk pembangunan sejumlah jembatan dan jembatan gantung untuk peningkatan sarana akses transportasi,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, Minggu. 21 Juli 2024.

Baca Juga :  Bunda PAUD Nagan Raya Gandeng Universitas Al Muslim untuk Tingkatkan Kualitas Guru PAUD

Menurutnya, usulan pembangunan jembatan di sejumlah lokasi telah lama disampaikan, akan tetapi hingga saat ini Pemkab Nagan Raya masih menunggu realisasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

“Mudah-mudahan segera terealisasi untuk memudahkan akses masyarakat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas PUPR Nagan Raya Tamarlan. Disebutkan bahwa pembangunan jembatan dan jembatan gantung di sejumlah lokasi dalam Kabupaten Nagan Raya merupakan sektor penting yang diprioritaskan oleh masyarakat.

“Bila jembatan ini terbangun nantinya, maka akan sangat bernilai ekonomis bagi warga, karena selain sarana mempermudah akses lokasi juga mobilitas petani bisa membawa hasil panen dengan mudah,” sebut Tamarlan.

Dijelaskannya, ada beberapa usulan yang telah disampaikan, yaitu jembatan gantung Blang Meurandeh di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, jembatan gantung Blang Baro Rambong-Ujong Blang di Kecamatan Beutong dan jembatan gantung Blang Baro Rambong-Meunasah Dayah di Kecamatan Beutong.

Baca Juga :  Bupati Karo Serahkan Bingkisan Kepada Sembilan Desa Tercepat Menyampaikan Dokumen Persyaratan Penyaluran Dana Transfer Tahap Pertama Tahun 2025

Kemudian juga jembatan Gantung Blang Geudong Via Blang Langou – Tuwi Meuleusong di Kecamatan Seunagan Timur, selain itu juga jembatan gantung Padang Panyang -Suak Labu (Padang Turi) di Kecamatan Kuala Pesisir, serta jembatan Gantung Gunong Pungki-Alue Gani di Kecamatan Tadu Raya.

Secara terpisah salah satu warga Nagan Raya Agus mengatakan kepada media ini, disaat mendengar terkait beberapa pembangunan Jembatan yang di usulkan oleh Pemkab Nagan Raya ke Manteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia C/q Direktur Jendral Bina Marga di Jakarta.

Menurutnya, terkait beberapa Pembangunan jembatan dan Gedung lainnya tak cukup dengan menggunakan Anggaran APBK. Maka dengan cepat Pemkab Nagan Raya menjemput Program tersebut tingkat Pusat. Imbuhnya. (red)

Berita Terkait

Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot
Wacana Pemekaran Aceh Kembali Mengemuka, Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB