Masyarakat Gayo Lues Butuh Pemimpin Bukan Pemimpi

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 21:55 WIB

50606 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Sebentar lagi masyarakat Gayo Lues akan membuktikan dirinya sebagai rakyat, dengan memilih pemimpin dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.

Selama ini kita dihadapkan dengan para pemimpin yang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. Pemimpin tersebut juga memiliki gaya memimpin sendiri yang terkadang menimbulkan respon positif ataupun negatif dari para rakyatnya. Namun pada era saat ini, pemimpin yang sesungguhnya dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang memiliki pandangan dan misi melangit, namun masih bersikap atau memijakkan kaki di bumi.

Hal tersebut yang disampaikan  Saparudin Telpi Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues, pada Sabtu, (09/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues  Saparudin Telpi menjelaskan Masyarakat dituntut jeli dalam memilih pemimpin sehingga kekuasaan yang diberikan dari masyarakat tidak jatuh pada tangan para garong.

Ajang pesta demokrasi ini pun menarik untuk dikaji secara bersama oleh masyarakat karena menurut saya, masih banyak yang belum mengerti tentang pemimpin yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Dilantik Dan Diambil Sumpah, Alhduri Ingatkan Anggota KIP Gayo Lues Pegang Teguh Kode Etik

Memilih pemimpin tidak semudah yang dipikirkan selama ini, yakni masyarakat hanya menyelesaikan tugas mereka sebagai pemberi suara.  Lebih dari itu, memilih pemimpin berarti masyarakat harus mengerti kira-kira mana Pemimpin Yang Bukan Pemimpi, ujarnya.

 Saparudin Telvi menambahkan lihat Visi Misinya, terkadang tanpa pernah memikirkan apakah gagasan tersebut bisa diaplikasikan atau tidak di masyarakat.  Setiap calon memang tidak pernah dilarang untuk membuat visi dan misi karena itu hak tiap-tiap calon.  Itu sebabnya, masyarakat harus cerdas dan realistis dalam memilih pemimpin, ujarnya.

Saparuddin Telvi mengungkapkan Masyarakat Gayo Lues tidak boleh larut dalam mimpi calon pemimpin. Pemimpin yang baik ialah mampu menarikan visi dan misinya pada sebuah kenyataan. Maka, untuk melacak pemimpin seperti ini harus dilihat dari rekam jejak yang mana salah satu bukti dari pemimpin yang sudah mampu membawa masyarakat Gayo Lues pada sebuah kesejahteraan dan kemandirian, dan masyarakat harus berani mengklarifikasi setiap pernyataan calon pemimpin terkait dengan visi dan misi mereka. Salah pilih berarti siap menderita lima tahun ke depan, jelasnya.

Baca Juga :  Latihan Gabungan Menembak Gas Air Mata di Gayo Lues, Perkuat Kesiapsiagaan Personel Polri

Dijelaskan Saparudin Telpi masyarakat Gayo Lues untuk tidak memilih pemimpin karena ada iming-iming  seperti Bantuan dari Pemerintah dan lainnya. Kalau Gayo Lues ingin maju, mendapatkan pimpinan berkualitas jangan mau di iming-iming,” maka nantinya membuat pembangunan di daerah kita  justru menjadi tidak bagus dan tidak berkualitas, katanya.

Terkait dengan pemberian iming-iming diberikan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues, jangan dipilih, namun, saya yakin masyarakat Gayo Lues tidak akan memilih pemimpin karena ada iming-iming dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues peserta Pilkada 2024.  Sekarang ini masyarakat Gayo Lues sudah semakin pintar, mereka tidak mudah terpengaruh dengan Iming-iming bantuang Pemerintah dalam memberikan pilihan politik di Pilkada tahun ini,” dan Tidak Akan Memilih Pemimpi namun Rakyat Gayo Lues memberikan hak politik untuk pemimpin yang berkualitas, jelasnya. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Tekankan Keadilan, Fakta Hukum, dan Sengketa Agraria yang Sarat Cacat Hukum
Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung
Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Pesan Penting, Warga Didorong Kunci Rumah dan Amankan Kendaraan Saat Bepergian
Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
Saat Unsur Milik Orang Lain Masih Kabur dalam Perkara Ini Beranikah Hakim Memvonis
Kejanggalan Alat Bukti, Rabusin: Hakim Wajib Putus Bebas Jika Bukti Tidak Kuat
Pengawasan DPR RI Dinilai Penting untuk Menjamin Keadilan dalam Kasus Rabusin Ariga Lingga di Gayo Lues
Kronologi Janggal Terungkap: Bukti Muncul Setahun Setelah Laporan, Rabusin Sebut Proses Hukum Tidak Masuk Akal

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:46 WIB

Makin Liar, Vendor Diduga Keruk Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 18 April 2026 - 00:42 WIB

Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi

Jumat, 17 April 2026 - 23:35 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Kamis, 16 April 2026 - 05:51 WIB

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan

Rabu, 15 April 2026 - 16:32 WIB

H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Rabu, 15 April 2026 - 00:16 WIB

Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh

Berita Terbaru