Orang Tua Korban Tragedi Muslim Ayub Fest Laporkan Panitia ke Polres Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 19:01 WIB

50921 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Duka masih menyelimuti keluarga Usman Gayo (51), warga Desa Buah Palah, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Ia resmi melaporkan panitia penyelenggara Festival Muslim Ayub (Muslim Ayub Fest) ke Polres Aceh Tenggara atas meninggalnya putra sulungnya, Nanda Pratama (20), dalam tragedi yang terjadi di Stadion H. Syahadat pada malam penutupan acara, 18 Agustus 2025 lalu.

Laporan tersebut didaftarkan pada Senin (1/9/2025). Usman Gayo datang ke Polres Aceh Tenggara dengan didampingi Ketua Barisan Sepuluh Pemuda, Dahriansyah, Ketua Pemuda Pulonas, sejumlah warga, serta perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Korek dan Kaliber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar saya keberatan atas meninggalnya anak saya. Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Tenggara karena diduga kuat akibat kelalaian panitia penyelenggara Muslim Ayub Fest,” kata Usman Gayo, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga :  Rona Sitepu Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan H.M. Salim Fakhry, SE,M.M - dr. Heri Al Hilal Sebagai Bupati & Wakil Bupati Aceh Tenggara Masa Jabatan 2025-2030

Menurut Usman, Nanda yang masih berusia remaja itu hadir sebagai penonton pada malam penutupan festival. Namun, suasana acara diduga tidak terkendali, sehingga menimbulkan insiden yang berujung pada tewasnya sang anak. Ia menilai panitia tidak menyiapkan sistem pengamanan dan pengaturan kerumunan secara memadai.

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda, Dahriansyah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal laporan tersebut. Ia menilai kasus ini menyangkut tanggung jawab publik, terutama karena acara yang digelar berlabel festival keagamaan justru menimbulkan korban jiwa.

“Kami mendampingi keluarga korban karena ada dugaan kelalaian panitia dalam mengadakan acara. Akibatnya, anak dari Usman Gayo meninggal dunia. Kami meminta proses hukum segera berjalan dan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” ujarnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Pengedar Narkoba di Desa Kisam Lestari, Sabu dan Ganja Diamankan

Tragedi yang menimpa Nanda Pratama menambah catatan kelam dalam penyelenggaraan kegiatan massal di daerah. Ketiadaan standar pengamanan, mitigasi risiko, dan manajemen kerumunan kerap menjadi pemicu jatuhnya korban.

Hingga kini, Polres Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan laporan tersebut. Namun, keluarga korban berharap agar penyelidikan segera dilakukan secara transparan. Mereka menuntut agar pihak penyelenggara bertanggung jawab penuh, sekaligus menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

Peristiwa ini juga memunculkan diskusi publik di Aceh Tenggara mengenai pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap penyelenggaraan acara besar yang melibatkan ribuan warga. Ke depan, masyarakat berharap setiap kegiatan yang digelar tidak hanya bernilai hiburan atau keagamaan, tetapi juga mengutamakan aspek keselamatan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun
Proyek Irigasi Lawe Harum Aceh Tenggara Dinilai Asal Jadi, Negara Ditantang Tegakkan Tanggung Jawab
Zul Fahmy Dilantik sebagai Plt Inspektur, Aceh Tenggara Pastikan Stabilitas Pengawasan dan Layanan Publik
Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry Kunjungi Posyandu Di Desa Tanjung Mbahku dan Empat Kecamatan
Siswa SMP Negeri Perisai Kutacane Lolos ke SMA Taruna Nusantara, Bukti Kualitas Pendidikan Daerah
Samsudin Tajmal Minta Polda Aceh Tidak Tebang Pilih dalam Menindak Pelaku Spanduk Ujaran Kebencian di Banda Aceh
Spanduk Beracun di Tengah Kota: Mencegah Tradisi Fitnah Merasuki Demokrasi Aceh Tenggara
Pemerintah Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Iklim Demokrasi Tindak Tegas Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:18 WIB

” APDESI Apresiasi Bupati Aceh Utara,Publikasi Desa Jadi Kunci Transparansi “

Minggu, 26 April 2026 - 13:05 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolsek Teluk Meranti Pimpin Langsung Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa

Sabtu, 25 April 2026 - 18:19 WIB

5 Rumah Warga Kurang Mampu di Abdya Direhab Satgas TMMD

Jumat, 24 April 2026 - 09:31 WIB

Polsek Simpang Empat Hadiri Launching Program Makan Gizi Gratis di Desa Cinta Rakyat

Minggu, 19 April 2026 - 16:13 WIB

Muscab DPC PKB Kab.Karo,15 dari 17 DPAC Kab.Karo Dukung Sastroy Bangun S. Sos

Sabtu, 11 April 2026 - 08:55 WIB

Pawai Paskah Oikumene Kabupaten Karo Tahun 2026 Bupati Karo Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Damai, Kasih, Persaudaraan.

Sabtu, 11 April 2026 - 00:24 WIB

Menuju Munas Boyolali, SWI dan BAZNAS RI Siapkan Penandatanganan MoU Kerja Sama

Kamis, 2 April 2026 - 21:40 WIB

Musrenbang Takalar 2027 Fokus pada Penguatan SDM dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru