APBK Aceh Tenggara 2026 Alami Penurunan Rp121 Miliar, Pemerintah Daerah Siap Hadapi Tantangan Fiskal

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 00:05 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menghadapi tantangan serius dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun anggaran 2026. Dalam nota keuangan pengantar Rancangan Qanun (Raqan) APBK yang disampaikan Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, dalam sidang paripurna DPRK Aceh Tenggara, Senin (17/11/2025), terungkap bahwa nilai total anggaran tahun depan mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya.

Anggaran yang disusun dalam Raqan APBK 2026 sebesar Rp1,224 triliun, menurun sekitar Rp121,298 miliar dibandingkan dengan anggaran dalam Qanun Perubahan APBK 2025 yang tercatat sebesar Rp1,345 triliun. Penurunan tersebut menjadi sorotan utama dalam penyampaian Bupati di ruang rapat utama gedung DPRK di Jalan Ahmad Yani, Kutacane.

“Penurunan ini perlu menjadi perhatian bersama. Meski demikian, kami akan berupaya agar kebutuhan pembangunan daerah tetap terpenuhi secara optimal melalui efisiensi dan penguatan belanja prioritas,” ujar Bupati Fakhry dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam uraian pendapatan daerah, APBK 2026 menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp105,224 miliar. Komponen PAD antara lain terdiri dari pajak daerah sebesar Rp11,539 miliar, retribusi daerah Rp2,887 miliar, serta PAD lain yang sah sebesar Rp88,300 miliar. Di luar PAD, komponen pendapatan lainnya berasal dari dana transfer sebesar Rp1,105 triliun, yang mencakup transfer pemerintah pusat sebesar Rp1,060 triliun dan transfer antar daerah Rp44,894 miliar. Sementara itu, dari pos lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp13,500 miliar.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Hadiri Silaturahmi Veteran dan Lansia di Momen Hari Pahlawan

Adapun rencana belanja dalam APBK 2026 dirancang sebesar Rp1,267 triliun. Belanja tersebut terbagi atas beberapa pos, mulai dari belanja operasi sebesar Rp908,828 miliar yang mencakup belanja pegawai Rp494,848 miliar, belanja barang dan jasa Rp397,391 miliar, belanja hibah Rp16,489 miliar, serta bantuan sosial sebesar Rp100 juta.

Belanja modal dirancang sebesar Rp51,839 miliar, meliputi belanja peralatan dan mesin Rp11,559 miliar, belanja gedung dan bangunan Rp5,100 miliar, serta untuk pembangunan jalan, irigasi, dan jaringan sebesar Rp32,857 miliar. Di samping itu, terdapat pula belanja aset tetap lainnya sebesar Rp2,281 miliar, belanja tidak terduga Rp10,200 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp296,953 miliar.

Sementara itu, dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2026 mengalami defisit sebesar Rp43,768 miliar dari tahun sebelumnya. Defisit tersebut, sebagaimana disampaikan Bupati Fakhry, akan ditutupi melalui kebijakan pembiayaan netto.

“Kami akan berupaya menutup defisit ini melalui langkah-langkah pembiayaan yang sehat dan terukur. Keseimbangan fiskal tetap menjadi prinsip utama dalam pengelolaan anggaran daerah,” tegas Fakhry dengan nada optimistis.

Namun, realitas pengurangan alokasi anggaran mulai menunjukkan dampaknya di lapangan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara, Sadli, ST, menyatakan keprihatinannya terhadap terbatasnya alokasi anggaran untuk sektor infrastruktur daerah tahun depan. Dalam keterangannya usai menghadiri rapat paripurna, ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei dan aspirasi masyarakat, kebutuhan pembangunan jalan dan jembatan tetap tinggi. Namun dana yang tersedia dirasa tidak memadai.

Baca Juga :  Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

“Dengan kondisi pagu seperti ini, kami cukup ketar-ketir. Permintaan masyarakat tetap tinggi, sementara anggaran yang diberikan jauh dari harapan,” ujar Sadli singkat di lobi kantor DPRK.

Sidang paripurna pembahasan APBK 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (19/11/2025), dengan agenda pembacaan pendapat akhir fraksi, persetujuan bersama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan DPRK, hingga penandatanganan dokumen rancangan qanun tersebut.

Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRK Aceh Tenggara, M. Hatta Desky, setelah seluruh proses pembacaan pendapat fraksi dan persetujuan bersama selesai, rancangan Qanun APBK ini akan segera dikirimkan untuk mendapat persetujuan dari Gubernur Aceh.

“Rapat akan ditutup setelah penandatanganan persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif, kemudian rancangan ini akan diajukan ke gubernur untuk dievaluasi sesuai ketentuan,” ungkap Hatta.

Penurunan anggaran pada tahun 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam pemenuhan pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan. Efisiensi, realokasi, serta strategi penganggaran yang cerdas akan sangat menentukan bagaimana pemerintah menjawab ekspektasi masyarakat dalam kondisi fiskal yang penuh keterbatasan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

PJ Pengulu Kute Buluh Pertanyakan Integritas Pelapor, Jika Benar Mengapa Tidak Tempuh Jalur Resmi Sejak Awal
Menteri Wihaji Tinjau SPPG Pulonas 02 Aceh Tenggara, Pastikan Layanan Gizi Berjalan Optimal
Pegiat LIRA Aceh Tenggara Soroti Penutupan 76 Dapur SPPG di Aceh, Minta Dugaan Jual Beli Titik Diusut
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba
LSM Tipikor Apresiasi Komitmen Kasat Narkoba Aceh Tenggara Berantas Sabu
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Simbol Kepedulian Pemerintah,  Kadis Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Bupati Aceh Tenggara dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:43 WIB

Sertijab IPTU Erwan Maconda Resmi Jabat Kasat Lantas Polres Dumai, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:07 WIB

Kaproops Polda Riau, Dansat Brimob Bersama Komandan Korem 031/WB Turun langsung Pemadaman Karhutla di Dumai

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:20 WIB

Hari ke Empat Polda Riau: Renovasi Jembatan Merah Putih di Dumai Hampir Rampung, Begini Potretnya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:36 WIB

Pencurian Modus Ganjal ATM: Sat Reskrim Polres Dumai Ungkap Pelaku Ditangkap di Sumatera Utara

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:40 WIB

Atlet Aceh Persembahkan Medali untuk Indonesia di SEASA Shooting Championship 2025

Minggu, 2 Juni 2024 - 12:13 WIB

Sukses Menjadi Irup Harlah Pancasila, Presiden Jokowi: Pemerintah Berhasil Ambil Alih Blok Migas Paling Produktif di Indonesia

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:00 WIB

Datangi Gudang BBM Diduga ILegal, Tim Polres Dumai Tidak Temukan Aktivitas

Berita Terbaru