Transformasi Layanan 110: Polda Riau Adopsi Standar Service Excellence Halo BCA

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 01:34 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  waspadaindonesia.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap publik. Bekerja sama dengan BCA, Polda Riau menggelar pelatihan untuk mengadopsi standar service excellence dalam pengoperasian layanan call center 110. Senin (22/11/2025).

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa layanan 110 adalah kunci utama interaksi antara kepolisian dengan warga. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mengubah wajah pelayanan kepolisian yang lebih humanis, responsif, dan profesional.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan upaya sistematis untuk mengubah wajah pelayanan kepolisian menjadi lebih humanis, responsif, dan profesional,” kata Irjen Herry Heryawan, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh operator 110 Polda Riau dan polres jajaran.

Para pamapta hingga Kabagops selaku pengendali operasi di tingkat polres dan polsek juga dilatih untuk meningkatkan komunikasi dalam upaya mengoptimalkan pelayanan 110.

Baca Juga :  DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Keterlibatan para pimpinan satuan wilayah ini bertujuan agar budaya pelayanan prima (service excellence) tidak hanya berhenti di tingkat operator, tetapi didukung penuh oleh kebijakan para pengambil keputusan di lapangan.

Herry Heryawan mengatakan Halo BCA dikenal sebagai salah satu unit layanan pelanggan terbaik di Indonesia. Polda Riau ingin mentransformasi komunikasi kaku yang selama ini mungkin dirasakan masyarakat menjadi komunikasi yang solutif dan menenangkan.

“Kami sedang belajar berkomunikasi dengan masyarakat dengan cara yang lebih baik. Kami ingin saat masyarakat menghubungi 110, mereka merasa benar-benar dilayani, didengarkan, dan diberikan solusi cepat,” ujar Irjen Herry.

Dalam pelatihan ini, para operator dilatih beberapa poin utama meliputi etika komunikasi yang mencakup cara menyapa, mendengarkan secara aktif dan berempati terhadap pelapor.

Personel juga dilatih bagaimana cara menangani penelepon yang panik atau dalam keadaan darurat agar tetap tenang.

Baca Juga :  Ketum DPP Rampas T Helmi Menghadiri Acara Konsolidasi Tim Pemenangan Prabowo-Gibran

Di samping itu, personel juga dilatih kecepatan respons saat menghubungkan informasi dari masyarakat ke unit lapangan secara cepat dan akurat.

“Layanan 110 ini bukan sekadar nomor darurat, melainkan gerbang terdepan kepercayaan publik. Dengan peningkatan kualitas komunikasi ini, diharapkan tidak ada lagi jarak antara polisi dan masyarakat,” imbuhnya.

Dengan adanya service excellence ini, Polda Riau menargetkan agar layanan 110 menjadi standar pelayanan publik di Provinsi Riau, di mana Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Polda Riau juga menegaskan komitmen bahwa setiap panggilan ke nomor 110 adalah amanah yang harus dijawab dengan kesigapan penuh.

Langkah belajar dari sektor swasta (perbankan) menunjukkan kerendahan hati dan keinginan kuat institusi Polri untuk terus berbenah sesuai perkembangan zaman.

 

Sumber: Humas Polda

(Idham Lanun)

Berita Terkait

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
Aksi di Depan KPK, GMPB Soroti Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda Bogor
Inalum Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB