Lembaga SIMULASI Soroti Dugaan Penyimpangan Penggunaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu

hayat

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:24 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Masyarakat Lampung Anti Korupsi (SIMULASI) Provinsi Lampung menyoroti sejumlah transaksi pengadaan barang dan jasa melalui sistem E-Purchasing di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu pada tahun 2025. Dugaan ini, menurut SIMULASI, mengandung indikasi penyimpangan dan kelemahan pengawasan yang patut diusut tuntas.

Ketua SIMULASI, Agung Irwansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Namun, hingga hari ini belum ada tanggapan resmi yang diterima.

“Kami sudah layangkan surat sebelumnya, namun hingga hari ini belum ada jawaban resmi. Kami menduga terdapat kelemahan signifikan dalam pengawasan serta potensi kepentingan tertentu di balik pembelanjaan melalui sistem E-Purchasing ini,” tegas Agung saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan SIMULASI berangkat dari analisis terhadap sejumlah item pengadaan yang tercatat dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP). Analisis terhadap 99 item pengadaan untuk Bagian Umum Sekretariat Daerah ini mengindikasikan hal yang tidak biasa, terutama jika dikaitkan dengan realisasi anggaran daerah yang secara keseluruhan berjalan lambat.

Temuan Utama dan Kejanggalan

SIMULASI menggarisbawahi beberapa poin yang dinilai janggal dalam belanja E-Purchasing tersebut:

Belanja Barang dan Jasa yang Signifikan di Awal Tahun: Data transaksi menunjukkan ratusan item pengadaan barang dan jasa (seperti alat tulis kantor, perawatan kendaraan, sewa, dan perlengkapan kantor) direalisasikan sejak Januari 2025. Hal ini kontras dengan data realisasi anggaran Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan hingga pertengahan tahun 2025 (Juni), di mana realisasi “Belanja Barang dan Jasa” baru mencapai 21.42% dari total anggarannya. Realisasi yang masif di satu unit kerja di awal tahun menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan dan efisiensi.

Baca Juga :  BUPATI PRINGSEWU RESMIKAN GEDUNG LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH

Item-Item dengan Nilai Fantastis untuk Kebutuhan Sekretariat: SIMULASI mencatat sejumlah item dengan nilai yang sangat tinggi, di antaranya:

Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan Darat (Kendaraan Dinas): Rp 1,545 Miliar.

Belanja Sewa Bangunan Gedung Kantor dan Tempat Tinggal: Total mencapai Rp 120 Juta.

Belanja Makanan dan Minuman untuk Jamuan Tamu: Beberapa item dengan nilai kumulatif mencapai miliaran rupiah, seperti item senilai Rp 899,59 juta dan Rp 681,995 juta.

Belanja Modal Peralatan Studio Video/Film dan Komputer: Berturut-turut sebesar Rp 150,5 juta dan Rp 156,04 juta.

Belanja Tagihan Listrik: Rp 542 Juta.
Agung mempertanyakan kebutuhan dan kelaziman nilai-nilai tersebut untuk operasional sebuah Bagian Umum Sekretariat Daerah. “Angka-angka ini sangat besar. Publik berhak mempertanyakan apakah biaya sewa, jamuan, atau perawatan kendaraan dinas memang sebesar itu, dengan kualitas dan kebutuhan yang proporsional,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Pegelembungan Harga Anggaran 2025 di Sekretariat DPRD Pringsewu Menjadi Sorotan Tajam Publik

Konteks Peringatan Korupsi dan Perlambatan Anggaran: Sorotan ini muncul dalam konteks yang mengkhawatirkan. Sebelumnya, telah beredar laporan investigasi yang mengungkap dugaan praktik “fee proyek” sebesar 20% di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Di sisi lain, realisasi belanja modal daerah hingga Juni 2025 sangat rendah, hanya 4.76%. Kontras antara belanja operasional tertentu yang berjalan cepat dengan pembangunan fisik yang sangat lambat memperkuat kecurigaan adanya distorsi prioritas.

Tuntutan Transparansi dan Tanggapan Otoritas

SIMULASI mendesak Bupati Pringsewu, Bapak Riyanto Pamungkas, dan jajarannya untuk segera memberikan penjelasan terbuka dan komprehensif. Mereka juga mendorong lembaga pengawas internal daerah (Inspektorat) dan aparat penegak hukum untuk memeriksa temuan ini.

“Kami tidak serta-merta menyatakan ada korupsi. Tetapi, semua kejanggalan ini adalah lampu merah yang mengharuskan pemeriksaan yang independen. Mekanisme E-Purchasing yang seharusnya transparan tidak boleh dibajak oleh kepentingan dan menjadi celah baru pemborosan,” pungkas Agung.

Sampai berita ini diturunkan, upaya untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan resmi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu maupun Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah belum berhasil. Kasus ini juga mengingatkan pada dinamika serupa di Lampung Utara, di mana LSM setempat mengeluhkan sikap ‘bungkam’ Kejaksaan terhadap laporan dugaan penyimpangan dana desa yang mereka laporkan.

Berita Terkait

Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025 Rp25,6 Miliar : Tidak Jelas Rincian, Berpotensi Ada Penyimpangan  
Rincian Pos Anggaran Terungkap : Dugaan Mark’up Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Pringsewu Tahun 2025 Capai Rp.12 Miliar
Belanja Pemeliharaan yang Tidak Wajar di Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025 : Anggaran Membesar hingga Proyek Tanpa Pengawasan Jadi Sorotan Tajam  
ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK  
Wabup Pringsewu Umi Laila Lantik Pj Kapekon Gumuk Rejo
Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung
PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan
Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:25 WIB

Mat Budiaman Hadirkan Terobosan Strategis Untuk Pemulihan Layanan PDAM Aceh Tenggara Pasca Banjir Bandang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

Proyek Bronjong di Lawe Penanggalan Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal, Pelanggaran Regulasi dan Lemahnya Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 18 April 2026 - 00:42 WIB

Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi

Jumat, 17 April 2026 - 23:35 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 23:18 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Kamis, 16 April 2026 - 05:51 WIB

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan

Berita Terbaru

LAMPUNG

PKU Akbar Jadi Momentum Penguatan Daya Saing UMKM Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 21:28 WIB