Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:01 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Berapa hari yang lalu beredar sebuah video pesta Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) berdurasi 28 detik yang viral di media sosial, diduga terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Dampak dari video tersebut, kemarin (2/2) berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi serta gabungan mahasiswa, serta tokoh beberapa masyarakat Riau menggelar aksi damai di depan THM Paragon. Selasa (3/2/2026)

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesian (DPD PWMOI) Kota Pekanbaru, Bidang Pendidikan, Desi Novita, ikut mendukung aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan juga para tokoh masyarakat Riau didepan THM Paragon Pekanbaru, karna dinilai tidak sejalan dengan norma sosial dan nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi di Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras dan menolak keberadaan LGBT di bumi Melayu Lancang Kuning, serta mendorong revisi peraturan daerah (Perda) untuk pembinaan, dan juga menegaskan menolak semua propaganda LGBT dan meminta perilaku tersebut dimasukkan dalam kategori perbuatan pidana”, tegas Desi Novita.

Baca Juga :  Program Inovasi " Sedekah Seribu Jumat Berkah " Bhabin Kamtibmas Desa Purnakarya Polsek Tanralili Kab Maros

“Apabila hal ini terus dibiarkan, maka generasi muda khususnya anak-anak pelajar akan terpengaruh ke prilaku yang menyimpang”.

Desi menegaskan agar Walikota Pekanbaru memberikan sangsi tegas, berupa pencabutan izin, kalau ini dibiarkan akan merusak generasi muda khususnya anak-anak yang masih sekolah.

Lanjutnya, Kami sangat prihatin karena dengan maraknya LGBT di kota Pekanbaru sangat bertolak belakang dengan karakter kota Pekanbaru sebagai kota Melayu yang religius, karna Provinsi Riau sebagai negeri Melayu yang kuat keislamannya,” ujar Desi Novita

“Secara aktif DPD PWMOI Pekanbaru menolak pesta LGBT yang diduga terjadi di THM Paragon Pekanbaru, dengan alasan dapat merusak moral bangsa dan masa depan umat manusia khususnya masyarakat kota Pekanbaru, serta dunia pendidikan.

Baca Juga :  SK Pengurus DPW PEKAT IB Provinsi Riau Dicabut, Ini Tanggapan Sekretaris dan Bendahara DPW Riau

Lanjutnya, maraknya LGBT di THM Pekanbaru, dapat merusak akhlak generasi muda kita, tentunya tidak selaras dengan arah pembangunan Kota Pekanbaru yang telah dicanangkan pemerintah daerah yaitu menjadikan Pekanbaru sebagai kota berbudaya, maju, dan sejahtera, ucap Desi.

Kami berharap agar THM Paragon segera ditutup secara permanen, karna telah melakukan pelanggaran norma agama selain itu telah melakukan pelanggaran Perda, karna kerap kali tutup tidak sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemko Pekanbaru, kata Desi Novita

Dari pantauan awak media, tampak dilokasi demo pada (2/2) kemarin yaitu mantan Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Tokoh Riau, Hj. Azleni Agus, Koordinator aksi Ustad Sophian, Organisasi Kemelayuan, Elemen Mahasiswa dan Masyarakat. Demo tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Demo berlangsung tertib dan damai, dan Pagar THM akhirnya berhasil digembok oleh masa aksi.

(Tim)

Berita Terkait

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
SMAN 1 LARANTUKA APRESIASI AKPERSI NTT: PELATIHAN JURNALISTIK BERI PERSPEKTIF BARU SISWA
Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti
Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa
Viral Dugaan Duplikasi Nopol Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir, Polisi dan Damkar Beri Klarifikasi
Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:54 WIB

UPT SMP Negeri 1 Gelar Acara Perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025 – 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Pergoki Pelaku Begal Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:58 WIB

Dipicu Emosi dan Cemburu Buta, Suami di Pringsewu Tega Aniaya Istri Pakai Sajam

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Anggaran 2025 Sekretariat DPRD Pringsewu Bermasalah, DPC ASWIN Mendesak Bupati Merombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:46 WIB

Pemkab Pringsewu & BPK RI Gelar Exit Meeting

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP tenggelamnya bocah 8 tahun di kolam ikan Pekon Purwodadi, Adiluwih

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bola Panas Kasus Dugaan Mark-up Anggaran DPRD Kini di Tangan Kejari Pringsewu, Masyarakat Minta Proses Hukum Tegas

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pergoki Pelaku Begal Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB