Menteri Wihaji Tinjau SPPG Pulonas 02 Aceh Tenggara, Pastikan Layanan Gizi Berjalan Optimal

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:54 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIAAceh Tenggara, 3 Juni 2026 –  -Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, didampingi Bupati Salim Fakhry meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas 02 di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya berjalan sesuai standar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, Menteri Wihaji melihat secara langsung proses pengolahan makanan, penerapan standar kebersihan, hingga mekanisme distribusi makanan kepada penerima manfaat.

SPPG Pulonas 02 saat ini melayani 2.316 porsi makanan bergizi setiap hari yang diperuntukkan bagi peserta didik dan kelompok sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Ibu Hamil, Ibu menyusui dan Bawah dia tahun (3B) setiap harinya sebanyak 463 porsi. Operasional dapur didukung oleh 47 tenaga kerja yang bekerja selama enam hari dalam seminggu untuk memastikan layanan berjalan lancar dan tepat waktu.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR Desak Polres Aceh Tenggara Tuntaskan Kasus Pencemaran Nama Baik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melayani peserta didik, distribusi makanan bagi kelompok MBG 3B juga dilakukan melalui Posyandu Batu Bulan sebagai salah satu titik penyaluran kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menjadi sasaran program.

Menteri Wihaji menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan SPPG yang telah berjalan baik dan mampu menjangkau ribuan penerima manfaat setiap hari.

> “Saya diamanahkan oleh Presiden untuk memastikan MBG diterima oleh masyarakat khususnya kepada Ibu hamil ibu menyusui dan baduta, maka SPPG merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Melalui penyediaan makanan bergizi yang aman, sehat, dan berkualitas, kita berharap dapat mendukung tumbuh kembang anak serta mempercepat upaya pencegahan stunting di daerah,” ujar Wihaji.

Lebih lanjut, Wihaji menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar program pemenuhan gizi dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

> “MBG 3B merupakan satu satunya di dunia, Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga dukungan pemerintah daerah, tenaga pelaksana, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan kerja bersama, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” tambahnya.

Baca Juga :  Sungai Lawe Kinga Kikis Jalan Nasional di Aceh Tenggara, Warga Bertahun-tahun Menanti Penanganan Nyata dari BWS Sumatera I

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas keluarga dan percepatan penurunan stunting.

> “Kehadiran Menteri Wihaji menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pelayanan gizi bagi masyarakat. Kami berharap keberadaan SPPG dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkontribusi terhadap terwujudnya generasi Aceh Tenggara yang sehat dan berkualitas,” kata Salim Fakhry.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan program pemenuhan gizi dan pembangunan keluarga berjalan efektif hingga ke tingkat daerah, sekaligus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru