Layanan Hemodialisa RSUD Sultan Iskandar Muda Permudah Akses Cuci Darah bagi Masyarakat Nagan Raya

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:55 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Kehadiran layanan hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal kronik yang memerlukan terapi cuci darah secara rutin.

Sejak fasilitas tersebut beroperasi pada April 2026, masyarakat kini dapat memperoleh layanan hemodialisa di daerah sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit di luar Kabupaten Nagan Raya.

Hingga Juli 2026, Unit Hemodialisa RSUD Sultan Iskandar Muda telah melaksanakan sekitar 210 tindakan hemodialisa dan saat ini melayani 10 pasien reguler yang menjalani terapi dua kali setiap minggu. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan pelayanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan hemodialisa di RSUD Sultan Iskandar Muda berada di bawah pembinaan dan tanggung jawab dr. Edi Hidayat, Sp.PD, FINASIM, AIFO-K, FISQua, selaku dokter spesialis penyakit dalam.

Dalam pelayanan tersebut didukung oleh dr. Suhardan sebagai dokter pelaksana yang telah mengikuti pelatihan hemodialisa, serta enam perawat yang bertugas di unit hemodialisa.

Baca Juga :  Bupati Karo Buka Acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Karo Tahun 2026 Ajak Pesrta Berperan Aktif

Dari jumlah tersebut, tiga perawat telah mengantongi sertifikat pelatihan hemodialisa, sedangkan tiga lainnya bertugas sebagai perawat pendamping pelayanan.

Dokter Pelaksana Unit Hemodialisa RSUD SIM, dr. Suhardan mengungkapkan bahwa saat ini Unit Hemodialisa memiliki 10 unit mesin, terdiri atas 8 mesin operasional, 1 mesin cadangan (backup) untuk menjamin kontinuitas pelayanan apabila terjadi gangguan teknis.

“Serta 1 mesin khusus di ruang isolasi yang disiapkan bagi pasien dengan penyakit infeksi tertentu, seperti Hepatitis B (HBsAg positif) maupun HIV, sesuai standar pelayanan hemodialisis,” ungkap dr. Suhardan di Ujong Fatihah, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberadaan mesin cadangan dan ruang isolasi merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berkesinambungan kepada seluruh pasien.

“Sebagian besar pasien yang saat ini menjalani terapi di RSUD Sultan Iskandar Muda merupakan warga Kabupaten Nagan Raya yang sebelumnya harus melakukan cuci darah di rumah sakit luar daerah, seperti RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, maupun RSUD Meuraxa Banda Aceh,” kata Suhardan.

Baca Juga :  Terhitung Mulai 1 September 2025 Kabupaten Karo Resmi Masuk Dalam Daftar Daerah Yang Telah Mencapai UHC Prioritas

Ia menambahkan dengan beroperasinya layanan hemodialisa di RSUD Sultan Iskandar Muda, pasien-pasien tersebut secara bertahap dapat melanjutkan terapi di daerah sendiri.

“Sehingga mengurangi beban biaya, waktu perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Ruangan Unit Hemodialisa RSUD Sultan Iskandar Muda, Dina Hermiyana, A.Md.Kep., menjelaskan bahwa pelayanan hemodialisa tersedia enam hari dalam seminggu, yaitu Senin hingga Sabtu.

“Namun demikian, apabila terdapat pasien rawat inap yang memerlukan tindakan hemodialisa darurat pada hari Minggu maupun hari libur nasional, rumah sakit tetap siap memberikan pelayanan sesuai indikasi medis,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

PEMKAB KARO DAN PEMPROV SUMUT PASTIKAN PENANGANAN SISWI TERDAMPAK MBG
Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

Maling Motor, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Bupati Lampung timur Ikuti Kebijakan Rahmat M Djauzal Gubernur Lampung Meminjam Dana Ke PT SMI Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:26 WIB

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 12:19 WIB

Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono

Senin, 6 April 2026 - 04:29 WIB

Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:46 WIB

Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:26 WIB

Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB