Nagan Raya – Yayasan Putri Ratu Ana Naraya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut kini telah memberikan manfaat nyata bagi ribuan masyarakat di wilayah Kecamatan Seunagan Timur.
Ilham Aulia, dalam siaran pers yang disampaikan kepada media pada Kamis (10/9/2026), menjelaskan bahwa SPPG Seunagan Timur yang berpusat di Keude Linteung saat ini melayani 2.566 penerima manfaat, mencakup peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian gizi.
“Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Seunagan Timur saat ini menjangkau 26 sekolah dan 11 Posyandu yang tersebar di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Seunagan Timur.
Kami terus berupaya memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi dan sampai kepada penerima manfaat dengan baik,” ujar Ilham Aulia.
Selain memberikan manfaat bagi peningkatan gizi masyarakat, program ini juga membuka peluang kerja bagi warga setempat. Saat ini, SPPG Seunagan Timur melibatkan 47 orang karyawan yang berperan dalam proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Menurut Ilham, keberadaan Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian lokal melalui pemberdayaan tenaga kerja di daerah.
Sementara itu, Junaidi, salah seorang karyawan SPPG Seunagan Timur, mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya program tersebut. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan kesempatan kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Program MBG ini. Selain dapat bekerja dan memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, kami juga merasa bangga karena turut berkontribusi dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah dan masyarakat,” ungkapnya.
Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Seunagan Timur diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kehadiran program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, yayasan pelaksana, serta masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.
Ia juga melihat SPPG memiliki efek ekonomi yang luas karena membutuhkan pasokan beras, sayur, telur, ikan, daging, buah, bumbu, tenaga kerja, distribusi, hingga jasa pendukung lainnya.
Ekosistem tersebut dapat diarahkan untuk semakin menyerap produksi petani, peternak, nelayan, koperasi, dan UMKM lokal. Bagi Tani Merdeka Aceh, aspek ini penting karena MBG tidak hanya berdampak pada gizi anak, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat apabila rantai pasoknya dibangun secara terencana dan berkelanjutan. (*)




































