Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, mengambil langkah tegas saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 2026 di Aula Kantor Bappeda Aceh Tenggara pada Kamis (10/9/2026). Sejumlah pejabat yang datang terlambat tidak diizinkan memasuki ruang rapat setelah bupati memerintahkan penutupan pintu ruangan tepat 15 menit dari jadwal yang telah ditentukan, yakni pukul 09.00 WIB.

Rapat yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) ini dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, kepala puskesmas, serta penyuluh KB. Namun, saat rapat dimulai, masih tampak beberapa pejabat belum memasuki ruangan dan berada di luar aula.

Baca Juga :  Miliaran Rupiah Dana Pemeliharaan Jalan Nasional Kutacane -Lawe Pakam Batas Sumut, BPJN Aceh Terkesan Lamban

Tindakan penutupan pintu rapat ini dibenarkan langsung oleh Bupati Salim Fakhry. Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya penegakan disiplin serta menghapus budaya keterlambatan dalam lingkup birokrasi pemerintah daerah. “Saya memerintahkan pintu ruangan rapat ditutup dan melarang peserta yang datang terlambat masuk. Kita harus menghapus stigma jam karet,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan arahan agar seluruh OPD dapat memperkuat koordinasi lintas sektor guna menurunkan angka stunting di Aceh Tenggara. Ia menyebut, upaya ini harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari intervensi gizi spesifik hingga program-program sensitif yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Miris, Karena Menunggak Listrik Asrama Mahasiswa Agara di Banda Aceh Kerap Diputuskan Pihak PLN

Bupati meminta para camat, kepala puskesmas, dan penyuluh KB untuk memperkuat komitmen dalam pencegahan dan penanganan stunting. Menurutnya, tantangan stunting membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, masyarakat, serta kolaborasi seluruh sektor terkait agar target penurunan angka stunting di wilayah Aceh Tenggara dapat tercapai secara optimal.

Laporan : Salihan Beruh

 

Berita Terkait

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades
Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB