Kepala Dispendik Mengatakan Bahwa di Bulan Juli Kasus Perceraian di Lingkungan Dispendik Bondowoso Meningkat

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023 - 20:43 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Sugiono Eksantoso membenarkan bahwa kasus perceraian dilingkungan Dinas yang dipimpinnya meningkat.

Dikatakan bahwa hingga bulan Juli 2023 ada 10 Kepala UPTD SPF (Kepala Sekolah) yang menggugat cerai.

“Mayoritas kasus perceraian dalam bulan ini merupakan cerai gugat, alias perkara yang gugatan cerainya diajukan oleh pihak istri, karena mereka yang bekerja,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kantor Dinas Pendidikan Kamis, (20/07/2023).

Baca Juga :  Menindak Knalpot Brong, Polisi Tilang 39 Pelanggar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya kasus gugat cerai karena beberapa alasan .

“Banyak faktor, bulan ini saja ada 10 Kepala Sekolah. Kasus perceraian dilatarbelakangi alasan ekonomi, salah satu pihak meninggalkan, kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT hingga poligami,” tegasnya.

Baca Juga :  Bayi Lahir Kondisi Kulit Mengering dan Memerah di Desa Baru Dirujuk ke RS Umum Bangkinang

Ditanya terkait ada dua KS yang dijanji akan dinikahi hingga menggugat cerai suaminya, Kadispendik menjawab dengan gelak tawa.

“Ya yang jelas meningkat rata-rata KS Perempuan ,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

IPSI KBB Kukuhkan Pengurus Baru, Fokus Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi 2026
Diduga Abaikan Putusan MA, Aktivitas Penebangan PT Arara Abadi Masih Berlangsung di Lahan Adat Batin Senger
Bupati Takalar DAENG MANYE dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Ekonomi Daerah pada ajang Herald.ID Award 2025
Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:44 WIB

Polri Laksanakan Mutasi 85 Pati dan Pamen pada Januari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:22 WIB

Inalum Menapaki Usia Emas 50 Tahun, Meneguhkan Eksistensi di Industri Aluminium Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

HGU PT KIM Yang Bermasalah Dengan Masyarakat Resmi Ditutup

Selasa, 27 Jan 2026 - 13:02 WIB