Mahalnya Harga Beras di Kabupaten Aceh Tenggara

REDAKTUR WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 27 Agustus 2023 - 12:46 WIB

502,575 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada Indonesia|
Harga beras dengan berat 15 kg/persak di Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu 27/8/2023 melonjak tinggi dan sangat di keluhkan oleh sejumlah ibu rumah tangga yang berpenghasilan kecil di Kabupaten Aceh Tenggara sehingga para ibu rumah tangga ini harus kembali memutar otak dan mengambil langkah bijak dalam mengatur pola keuangan keluarga mereka yang berpenghasilan serba pas-pasan untuk dapat terhindar dari krisis pangan akibat mahalnya harga beras.

Ila (27) thn seorang ibu rumah tangga muda menyuarakan keluhannya melalui tim Waspada Indonesia
” Harga beras saat ini cukup mahal dan berdampak sekali kepada kami masyarakat kecil yang berpenghasilan pas-pasan ini, harapan kami kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tenggara agar segera dapat mengatasi beras mahal ini agar dapat normal tidak seperti sekarang ” Ujarnya

Baca Juga :  Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Dari pantauan tim Waspada Indonesia sejak tahun 2022-2023 harga beras di Kabupaten Aceh Tenggara memang terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari harga kisaran Rp 150.000,(seratus lima puluh ribu) hingga harga beras terkini mencapai Rp 220.000,(dua ratus dua puluh ribu) pada bulan Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Rinaldi (26) thn seorang Pengusaha Rumah Makan di seputaran Kota kutacane juga mengeluhkan harga beras yang terus mengalami kenaikan, selain beras yang melambung tinggi, tomat, cabe juga mahal hanya bawang saja yang murah, ungkapnya dengan nada murung.

” Namun harga jualan nasi yang kami jual per bungkusnya masih tetap Rp 10.000,(sepuluh ribu) saja, bila harga jual nasi kami naikan, jualan nasi kami tidak laku ” Ujarnya tertunduk sedih.

Baca Juga :  Stok Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang BPBD Aceh Tenggara, Publik Pertanyakan Transparansi Distribusi

Mari mencoba menilik kembali luasnya Wilayah area persawahan di Kabupaten Aceh Tenggara tentu ironi harga beras dapat melambung tinggi, dari berbagai sumber pendapat masyarakat yang di himpun tim Waspada Indonesia, faktor banyaknya jumlah beras yang di kirim dari Aceh Tenggara ke luar daerah lah menjadi penyebab utama mahalnya beras hingga akibatkan stok beras di Kabupaten Aceh Tenggara kini menjadi terbatas, juga faktor banjir di sejumlah titik Kabupaten Aceh Tenggara juga turut menjadi penyebab mahalnya beras saat ini.

–RE-

Berita Terkait

Usai Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Puluhan Prajurit Yonif 114/SM Tiba di Aceh Tenggara
PJ Pengulu Kute Buluh Pertanyakan Integritas Pelapor, Jika Benar Mengapa Tidak Tempuh Jalur Resmi Sejak Awal
Menteri Wihaji Tinjau SPPG Pulonas 02 Aceh Tenggara, Pastikan Layanan Gizi Berjalan Optimal
Pegiat LIRA Aceh Tenggara Soroti Penutupan 76 Dapur SPPG di Aceh, Minta Dugaan Jual Beli Titik Diusut
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba
LSM Tipikor Apresiasi Komitmen Kasat Narkoba Aceh Tenggara Berantas Sabu
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Simbol Kepedulian Pemerintah,  Kadis Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:25 WIB

eksekusi uang pengganti Rp1,375 miliar terkait perkara korupsi pembukaan badan jalan di Pesisir Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 10:57 WIB

Damkar Pesisir Barat Evakuasi Ular Kobra 2 Meter di Dapur Rumah Warga

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Berita Terbaru