IMI Aceh Pastikan Adhyaksa Aceh Auto Fest 2025 Jadi Ajang Silaturahmi Pecinta Otomotif dari Aceh hingga Provinsi Tetangga

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 00:03 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Aceh bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Aceh akan menggelar Adhyaksa Aceh Auto Fest 2025, sebuah ajang otomotif yang dikombinasikan dengan pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 20–21 September 2025 di Banda Aceh.

Ketua IMI Aceh, H. Mirza Mubaraq, S.E., menyebutkan acara ini menjadi ruang ekspresi kreatif bagi para penggiat modifikasi dan kustomisasi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Menurutnya, Adhyaksa Aceh Auto Fest tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga wadah apresiasi terhadap pelaku industri kreatif di bidang otomotif.

“Dalam motorcycle contest, yang dinilai bukan hanya motor hasil modifikasi, tetapi juga bengkel tempat motor tersebut dipermak. Artinya, montir dan bengkel custom yang berperan di balik layar juga mendapat penghargaan,” ujar Mirza saat konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, semangat terbesar dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah memperkuat ikatan persaudaraan antarpenggemar otomotif. IMI Aceh bersama Kejati Aceh juga mengundang komunitas otomotif dari berbagai provinsi sekitar untuk meramaikan acara.

Baca Juga :  Polemik UU TNI Dilihat Secara Objektif, Mantan Panglima GAM Sayed Mustafa Angkat Bicara

“Ini ruang apresiasi untuk anak muda Aceh yang kreatif di dunia modifikasi dan kustomisasi otomotif. Dunia ini punya masa depan cerah dan potensi ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan. Kami melihat peluang besar untuk terus dikembangkan,” kata Mirza.

Selain kontes otomotif, panitia juga menyiapkan ruang bagi UMKM lokal melalui gelaran bazar. Produk-produk kreatif, kuliner khas Aceh, hingga kerajinan lokal akan dipamerkan dalam ajang tersebut. Mirza menambahkan, pameran ini sekaligus menjadi upaya promosi pariwisata Aceh.

“Aceh dikenal dengan kulinernya yang khas dan memikat. Selain itu, Aceh juga memiliki wisata alam yang indah, sejarah yang panjang, dan nilai religius yang kuat. Semua ini kami padukan dalam satu perhelatan agar Aceh semakin dikenal luas,” tuturnya.

Ketua Panitia Adhyaksa Aceh Auto Fest 2025, Rozzy Wanela, S.E., menjelaskan bahwa persiapan acara saat ini sedang berlangsung. Menurutnya, animo masyarakat dan komunitas otomotif terhadap kontes ini sangat besar.

Baca Juga :  Gawat : Salah Faham Eksekusi Lahan Oleh PN Suka Makmue Berakhir Ricuh, Kuasa Hukum: Tak Ada Penyitaan Makam

“Contest ini mendapatkan sambutan bagus dari berbagai pihak. Kontes modifikasi dan kustomisasi jarang digelar di Aceh, padahal komunitas kreatif otomotif di Serambi Mekkah berkembang cukup pesat,” kata Rozzy.

Rozzy menambahkan, Adhyaksa Aceh Auto Fest akan menghadirkan tiga agenda utama, yaitu car meet up, motorcycle contest, dan bazar UMKM. Melalui kombinasi ini, panitia berharap acara tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pecinta otomotif, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha lokal.

“Ini bukan sekadar kontes, tetapi sebuah ekosistem yang mempertemukan dunia otomotif dengan dunia usaha. Harapannya, acara ini menjadi pintu bagi munculnya karya kreatif baru sekaligus mendorong perputaran ekonomi di Aceh,” ujar Rozzy.

Adhyaksa Aceh Auto Fest 2025 diperkirakan akan menjadi salah satu ajang otomotif terbesar di Aceh sepanjang tahun ini, sekaligus menandai sinergi antara IMI Aceh, Kejati Aceh, komunitas otomotif, serta pelaku UMKM dalam mengangkat potensi daerah. (*)

Berita Terkait

Syahbudin Padang: Jangan Diskriminasi Media yang Belum Terverifikasi Dewan Pers
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polsek Logas Tanah Darat Kawal Tanaman Jagung 1 Hektar di Desa Sukaraja  

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:40 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Sekolah, Polda Riau Kebut Jembatan Gantung di Kuansing

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:55 WIB

Sat Lantas Polres Kuansing Lakukan Survei Jalan Nasional yang Rusak dan Longsor

Selasa, 6 Februari 2024 - 04:13 WIB

Parah! Ruang Kerja Bupati Kuansing Diduga Berubah Fungsi Sebagai Tempat Pemenangan Capres 02

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:17 WIB

Bintara Remaja Polres Kuansing Angkatan 50 Tahun 2023 Jalani Kegiatan Pengenalan Lingkungan

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:12 WIB

Ketua FPII Kuansing: Ketua BPD Pintu Gobang Harus Minta Maaf Atas Ucapannya

Minggu, 21 Januari 2024 - 03:22 WIB

Melalui Program Sholat Maghrib Dan Isya Berjamaah Polres Kuansing Sampaikan Pesan Kamtibmas Dalam Rangka Cooling System Pemilu Damai 2024

Berita Terbaru