184 Peserta Ikuti Workshop SAR, Basarnas Banda Aceh Latih Masyarakat Tanggap Darurat di Perairan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 21:59 WIB

50511 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, Waspada Indonesia Sebanyak 184 peserta dari Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh mengikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang digelar Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh. Kegiatan berlangsung Sabtu (20/9/2025) di kawasan Kilometer Nol Banda Aceh, Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh.

Workshop ini digelar atas sinergi Basarnas bersama Komisi V DPR RI, dan dibuka langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS asal Aceh, Ghufran Zainal Abidin. Dalam sambutannya, Ghufran menyambut baik partisipasi masyarakat yang tinggi dan berharap pelatihan ini dapat mencetak potensi SAR yang terampil dan siap siaga di tengah masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelatihan Water Rescue ini penting untuk menambah keterampilan masyarakat dalam kondisi darurat, terutama di perairan. Kita tidak tahu kapan bencana datang, tapi dengan pelatihan seperti ini, masyarakat akan lebih siap untuk menyelamatkan sesama,” kata Ghufran.

Baca Juga :  Pimpinan Pesantren Banda Aceh Minta Aminullah Maju Kembali sebagai Wali Kota

Adapun materi yang disampaikan dalam workshop ini di antaranya pengenalan tugas pokok dan fungsi Basarnas, pelatihan Medical First Responder (MFR) seperti bantuan hidup dasar (BHD), teknik pemindahan korban secara darurat, serta praktik lapangan untuk Water Rescue.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, seperti Pemerintah Kota Banda Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, dan Dinas Pariwisata Aceh yang turut hadir sebagai undangan dan mitra.

“Keselamatan di wisata air adalah tanggung jawab bersama. Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat sadar risiko dan tahu cara menolong orang lain dengan aman,” ujar salah satu perwakilan Dinas Pariwisata saat memberikan materi.

Sesi Water Rescue menjadi bagian yang paling menarik bagi peserta. Dalam praktik tersebut, peserta dilatih menyelamatkan korban tenggelam, melakukan pertolongan lanjutan, serta diajarkan cara mengoperasikan perahu karet secara tepat.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Tegaskan Pemberhentian Sulaimi Sebagai Sekda Aceh Besar Sudah Sesuai Aturan

Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana. Ia menilai bahwa potensi SAR dari kalangan masyarakat adalah unsur terdekat yang bisa langsung bergerak sebelum tim profesional tiba di lokasi kejadian.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir warga-warga yang terlatih, terampil, dan berani mengambil tindakan saat keadaan darurat terjadi. Ini bukan hanya soal menyelamatkan korban, tapi memastikan keselamatan penyelamat itu sendiri,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tetap mematuhi prinsip keselamatan. Peserta juga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Basarnas meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperluas jaringan potensi SAR berbasis komunitas di wilayah pesisir dan kawasan rawan bencana air.

Laporan: Salihan Beruh
Waspada Indonesia — Banda Aceh

Berita Terkait

Syahbudin Padang: Jangan Diskriminasi Media yang Belum Terverifikasi Dewan Pers
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru