Jalan Tembus Muara Situlen–Gelombang Segera Dibangun, Rp 80 Miliar Disiapkan untuk Buka Akses Pedalaman Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:45 WIB

50513 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Pemerintah Aceh kembali menunjukkan komitmennya untuk mengatasi keterisolasian daerah, khususnya di wilayah pedalaman Aceh Tenggara yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan infrastruktur. Salah satu upaya konkret yang kini tengah diperjuangkan adalah penuntasan pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Muara Situlen di Kabupaten Aceh Tenggara dengan Gelombang di Kota Subulussalam. Proyek strategis ini mendapat kucuran dana sebesar Rp 80 miliar yang direncanakan dialokasikan dalam dua tahun anggaran mendatang.

Pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Muzakir Manaf dan Fadhlullah. Proyek ini bukan hanya sebatas penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol pengentasan ketertinggalan serta bentuk nyata dukungan terhadap sektor ekonomi kerakyatan, khususnya pertanian yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat di Kecamatan Leuser.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari daerah pemilihan delapan yang meliputi Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Ali Basrah, menyatakan bahwa perjuangan untuk menghadirkan jalan tembus ini bukan baru dimulai tahun ini. Selama ini, dirinya bersama rekan-rekannya di DPR Aceh wilayah pemilihan yang sama terus mendorong agar jalur penghubung yang vital tersebut mendapat perhatian dan prioritas penganggaran pemerintah provinsi. Jalan Muara Situlen-Gelombang memiliki peran strategis dalam membuka akses pedalaman menuju wilayah yang lebih berkembang, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini terhambat akibat sulitnya akses transportasi.

Baca Juga :  Tragedi Berdarah di Festival Muslim Ayub: Remaja 21 Tahun Tewas Ditikam Saat Malam Puncak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jalan tersebut merupakan dambaan masyarakat Kecamatan Leuser yang selama ini terisolir dan menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam hal mobilisasi hasil pertanian. Petani di daerah tersebut, yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor komoditas seperti jagung, kemiri, dan sawit, selama ini kesulitan memasarkan hasil bumi karena keterbatasan jalur pengangkutan. Dengan terwujudnya jalan penghubung ini, diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memangkas jarak dan waktu tempuh dalam distribusi kebutuhan pokok maupun hasil produksi pertanian.

Anggaran sebesar Rp 80 miliar yang disiapkan untuk proyek ini dirancang untuk menuntaskan seluruh pembangunan jalan dalam kurun dua tahun, dimulai pada tahun 2026. Ali Basrah optimistis bahwa jika semua pihak mendukung dan proses berjalan sesuai rencana, maka hambatan transportasi yang selama ini menghantui masyarakat pedalaman akan segera teratasi. Ia juga meminta doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas UPTD Puskesmas Baik Moli Aceh Tenggara Berikan Bantuan Makanan Tambahan Kepada Anak Kurang Gizi

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa akses transportasi yang layak bukan hanya akan memperlancar kegiatan ekonomi, tapi juga membuka peluang masuknya pelayanan dasar yang lebih baik, seperti pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata daerah. Dengan luasnya potensi pertanian di kawasan tersebut, bahkan antar kabupaten tetangga pun bisa terintegrasi secara ekonomi apabila jalur ini terbuka lebar. Maka harapan untuk membangun kawasan tengah dan barat Aceh secara merata bukan lagi sekadar wacana.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab eksekutif dan legislatif, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta dukungan aktif dari masyarakat itu sendiri. Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga perlu menjadi perhatian selama pengerjaan proyek, agar pembangunan tidak merusak ekosistem yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pedalaman. Dengan kerja sama semua pihak dan optimisme yang kuat, keberadaan jalan tembus Muara Situlen-Gelombang diharapkan tidak hanya membuka isolasi wilayah, tetapi juga membuka babak baru pembangunan yang merata dan berkeadilan di Aceh.

Laporan : Salihan

Berita Terkait

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan di Lembah Haji Semakin Menguat, APH Didesak Buka Siapa Penerima dan Pengendalinya
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada 31 Proyek di Aceh Tenggara, Potensi Kerugian Rp 604 Juta
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Ruangan Staf Dan Ruangan Arsip di Kantor KUA Babussalam Sangat butuh Untuk Drenopasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB