PKH 70% Diduga Bocor, Warga Tuding Kadis Sosial ‘Tuli’ di Tengah Data Neraka

ALIASA

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:37 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKH 70% Diduga Bocor, Warga Tuding Kadis Sosial ‘Tuli’ di Tengah Data Neraka

​ACEH TENGGARA — Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya menjadi penyelamat bagi keluarga miskin di Aceh Tenggara, kini diterpa tudingan serius yang mengungkap dugaan

kebocoran data masif. Dalam sebuah pernyataan keras, Sulaiman (40), warga Desa Timang Rasa, Kecamatan Tanoh Alas, menuding Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Aceh Tenggara telah bersikap ‘tuli’ dan abai terhadap penderitaan rakyat yang berhak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Tudingan ini mencuat setelah hasil pengamatan warga menunjukkan bahwa sekitar 70% penerima PKH di desa tersebut disinyalir tidak tepat sasaran.

Kami sudah lapor berkali-kali. Ada yang punya kebun luas, ada yang anaknya tidak ada lagi sebagai tanggungan,tapi masih terima PKH. Sementara tetangga kami yang rumahnya mau roboh justru tidak terdaftar,” tegas Sulaiman

Baca Juga :  Bantuan Bagi Miskin Ekstrem Melalui Dinas Pertanian Agara tahun 2024 Belum Tersalurkan

dengan nada kecewa, Rabu (3/12/2025). “Kadis Sosial seolah-olah tuli. Mereka tahu keluhan ini, tapi tidak ada satupun petugas yang diturunkan untuk verifikasi ulang. Ini data neraka!”

Kegagalan Verifikasi: Data Terlambat, Rakyat Terabaikan
​Isu ini bukan sekadar masalah administrasi desa, melainkan indikasi kegagalan sistemik dalam proses Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi tanggung jawab dinas setempat.
​Ketidaktepatan sasaran hingga 70% ini diduga terjadi akibat:

​Manipulasi Data: Dugaan adanya praktik titipan atau main mata antara oknum di tingkat bawah dengan calon penerima yang secara ekonomi mampu.

​Kelambatan Verval: Data yang digunakan adalah data lama, sehingga orang yang sudah mandiri secara ekonomi masih tercatat, sementara warga miskin baru terabaikan.

​Dampak dari ‘kebocoran’ 70% ini sangat fatal: Dana bantuan yang seharusnya meringankan beban ratusan keluarga miskin di Aceh Tenggara justru mengalir ke kantong-kantong yang tidak berhak, memperparah ketimpangan sosial di tingkat desa.

Permintaan Mendesak: Audit Data Total!
​Sulaiman dan puluhan warga lain menuntut agar Kadis Sosial Aceh Tenggara segera mengeluarkan perintah resmi kepada petugas pendamping dan aparat desa untuk:
​Audit Data Total: Melakukan pemeriksaan ulang door-to-door secara transparan terhadap semua penerima PKH yang terdaftar.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Serahkan SK kepada 58 CPNS, Tegaskan Disiplin ASN

​Pencoretan Segera: Mencoret nama-nama penerima yang terbukti secara ekonomi tidak layak menerima bantuan.

​Hingga berita ini diturunkan (pukul 16.50 WIB), Kadis Sosial Aceh Tenggara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan serius ini, dan belum ada perintah peneguran atau verifikasi ulang kepada petugas lapangan.

​Warga Timang Rasa menunggu bukan hanya klarifikasi, tetapi aksi nyata dari pimpinan dinas, sebelum kemarahan publik meluas menjadi mosi tidak percaya terhadap pemerintah daerah.(Aliasa).

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 1 Kutacane yang Baru Tekankan Budaya Sekolah dan Etika kepada Warga Sekolah
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan di Lembah Haji Semakin Menguat, APH Didesak Buka Siapa Penerima dan Pengendalinya
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada 31 Proyek di Aceh Tenggara, Potensi Kerugian Rp 604 Juta
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru