JPU Kejari Pringsewu Tuntut Terdakwa Dalam Tipikor KUR–KUPEDES BRI Pringsewu

hayat

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 04:48 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU–Kejaksaan Negeri Pringsewu menyampaikan perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Pringsewu 1, Kantor Cabang Pringsewu, periode 2020–2022, dengan terdakwa Gigih Kurniawan Bin Gatot Purnomo yang telah memasuki tahap pembacaan tuntutan.

Sidang berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang Kelas IA.

Persidangan dipimpin Majelis Hakim yang terdiri atas Firman Khadah Tjindarbumi, S.H. selaku Ketua Majelis, dengan Ayanev Yulius, S.H., M.Kn. dan Heri Hartanto, S.H., M.H. sebagai hakim anggota. Penuntut Umum yang hadir dalam persidangan, yaitu Elfiandi Hardares, S.H., M.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam persidangan, Penuntut Umum membacakan amar tuntutan yang pada pokoknya menyatakan terdakwa Gigih Kurniawan Bin Gatot Purnomo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi “secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara” sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, sebagaimana dalam dakwaan primair Penuntut Umum.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Adapun modus operandi yang dinilai terbukti dalam persidangan oleh JPU, yaitu terdakwa telah menggunakan identitas nasabahnya untuk mengajukan pinjaman KUR/KUPEDES, kemudian setelah kredit dilakukan pencairan, dana pinjaman tersebut dipergunakan oleh terdakwa untuk kepentingan pribadi.

Atas perbuatan tersebut, Penuntut Umum menuntut terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan 6 (enam) bulan, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani, dengan perintah terdakwa tetap ditahan. Selain itu, Penuntut Umum menuntut pidana denda sebesar Rp200.000.000,- dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan 6 (enam) bulan kurungan. Penuntut Umum juga menuntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp357.336.381,-, yang wajib dibayarkan paling lama 1 (satu) bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Apabila tidak dibayar, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dan apabila tidak mencukupi, terdakwa dipidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 10 (sepuluh) bulan.

Baca Juga :  Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Penuntut Umum turut menyampaikan penetapan terhadap barang bukti, antara lain berupa buku tabungan, rekening koran, tanda bukti penyetoran, ID Card, dokumen terkait kredit, serta satu unit telepon genggam, dengan ketentuan sebagian barang bukti dikembalikan kepada para saksi yang berhak, dan sebagian lainnya terlampir dalam berkas perkara.

(Hayat)

Persidangan tersebut selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Majelis Hakim kemudian menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Berita Terkait

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi
Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan
Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online
Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Kota Langsa Bangkit Pasca Bencana, Tim Monev Periksa Langsung Progres di Lapangan

Minggu, 27 September 2026 - 01:50 WIB

Bea Cukai Langsa Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa UNSAM dan IAIN Langsa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Langsa Tinjau Bantuan Renovasi Sumur Bor Program Sosial Polri Bersama Ketua Umum Bhayangkari, Perkuat Akses Air Bersih Bagi Masyarakat

Jumat, 7 November 2025 - 20:39 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, SEMMI dan Abulyatama Cabang Langsa Curahkan Kepedulian Berbagi Jum’at Berkah!”

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Dalam Rangka Menyemarakkan HUT Pemko Langsa, Pegadaian Syariah dan SEMMI Cabang Langsa Gelar Turnamen Cup Bola Kaki U 12!

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:05 WIB

32 Tim Berlaga, Futsal Piala Dandim 0104/Atim 2025 Jadi Ajang Persaudaraan Pemuda Langsa

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:17 WIB

Kolaborasi KAMMI & SEMMI Kota Langsa Dalam Memperingati Hari Buruh

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:44 WIB

SEMMI Cabang Kota Langsa Gelar Sweet Sugar Ramadhan Jilid II

Berita Terbaru