Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana Salurkan Bantuan ke Pesantren Terdampak

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:53 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE  |  Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh generasi muda di Aceh Tenggara. Pada Minggu, 11 Januari 2026, Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana menyalurkan bantuan berupa 11 lemari pakaian ke Pesantren Badrul Ulum yang berlokasi di Desa Lawe Penanggalan/Seldok, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pesantren, Tengku Abdul Khalil, S.H.I., M.Pd.

Bantuan ini merupakan hasil dari donasi yang dihimpun dalam dua hari oleh aliansi sebagai bentuk aksi kemanusiaan untuk membantu para santri yang terdampak bencana hidrometeorologi. Koordinator aliansi, Feri, menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan dana dilakukan secara mandiri sebagai respon atas kebutuhan mendesak yang dihadapi pesantren pascabencana. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berdonasi, seraya berharap akan ada lebih banyak sumbangan yang dapat disalurkan kepada para santri dan warga terdampak lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan penyerahan bantuan melibatkan berbagai unsur organisasi dan komunitas pemuda, termasuk Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), LSM LIRA Indonesia, LSM Korek, Aliansi Sepuluh Pemuda, serta Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Gajah Lues (Mapala UGL). Selain itu, sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Lues turut berpartisipasi, bersama enam mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Rabat Beton ADD Purwodadi Sistim Musyawarah

Dari keterangan pengurus pesantren, diketahui bahwa terdapat 60 santri dan santriwati yang saat ini menempuh pendidikan di tempat tersebut. Banyak dari mereka kehilangan perlengkapan pribadi akibat bencana yang melanda wilayah beberapa waktu lalu. Feri mengatakan meskipun jumlah lemari yang terkumpul masih terbatas, aliansi berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para santri yang membutuhkan tempat penyimpanan barang pribadi mereka. Ia juga menyatakan harapan agar lebih banyak pihak tergerak untuk memberikan dukungan lebih lanjut.

Sebelumnya, Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana juga telah menyalurkan tujuh unit tandon air bersih berkapasitas 1.100 liter kepada warga terdampak di Kecamatan Ketambe. Kegiatan itu disertai aksi gotong royong dengan melibatkan sekitar 300 relawan selama dua hari dan distribusi bantuan berupa 120 bungkus nasi kepada pengungsi di wilayah tersebut.

Langkah-langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan bahwa kepedulian dan solidaritas masyarakat, khususnya dari kalangan pemuda, memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Aksi nyata para relawan ini tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan perhatian yang tulus kepada mereka yang tengah dalam situasi sulit.

Baca Juga :  Sejumlah Ruas Jalan Nasional Kutacane -Medan Digenangi Air Korlap dan Penilik BPJN III Wilayah Aceh Diduga Makan Gaji Buta

Aliansi menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini akan terus dilakukan selama masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Mereka membuka peluang kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga, perorangan, dan komunitas lain yang ingin turut berkontribusi. Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian warga menjadi pondasi utama dalam membangun kembali kehidupan masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui aksi ini, Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana berharap dapat menjadi jembatan antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membuktikan bahwa kepedulian tidak memerlukan kekuatan besar, tetapi cukup dengan niat tulus dan kerja bersama. Pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait diharapkan terus memberikan dukungan agar sinergi antara masyarakat dan pemuda dapat semakin diperkuat dalam menghadapi situasi kebencanaan di masa kini dan mendatang.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari
THR” yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda
Proyek “Raksasa” Rasa Manual: Rp10,7 Miliar untuk Beton yang Diaduk Seadanya?
LSM KALIBER:Rapor Merah Proyek Penahan Longsor Aceh Tenggara: “Skandal 10 Miliar di Balik Tebing”
Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Natam Pasca Banjir di Aceh Tenggara
Aroma Amis Dana BTT Aceh Tenggara: 700 Juta Ludes dalam 14 Hari, Hak Pekerja Lapangan Diduga Malah Dikebiri
Simfoni Jumat: Merajut Ukhuwah, Membangun Peradaban
Ironi di Balik “Plat Merah”: Anggaran Cair, Jalan Nasional Masih “Mati Suri”

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:34 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:23 WIB

IACN Desak KPK dan Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu Senilai Rp.75 Miliar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:36 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dugaan Korupsi Menggurita di Halmahera Timur: Sekda Diduga Jadi Otak Manipulasi Anggaran Miliaran

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:35 WIB

DPD RI Beri Pembekalan Delegasi STEM SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi Menuju Jepang

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:35 WIB

Nasir Djamil Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Ungkap Korporasi Pemilik Kayu Gelondongan di Lokasi Banjir

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:49 WIB

Mendagri Tito Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak bencana dan Lokasi Pembangunan Hunian Tetap 

Berita Terbaru