APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:23 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  waspadaindonesia.com – Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) MERAH PUTIH mengajak pemerintah desa untuk mengambil peran baru dalam membangun masyarakat. Menurut Ketua Umum DPP APDESI MERAH PUTIH, A. Anwar Sadat, S.H., pemerintah desa tidak hanya berfungsi sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga sebagai pembina peradaban masyarakat. Sabtu (7/02/2026).

“Desa harus menjadi ruang pendidikan karakter. Dana Desa harus dipandang sebagai investasi masa depan,” ujar Anwar Sadat dalam RAKERNAS APDESI MERAH PUTIH.

Anwar Sadat menekankan bahwa pemerintah desa memiliki posisi yang sangat strategis karena dekat dengan rakyat. Kepala desa dapat mengenal langsung warganya, tahu kondisi keluarganya, dan tahu mimpi mereka. Oleh karena itu, pembangunan desa tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan jalan, talud, dan kantor desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DPP ASWIN,Buka Peluang Berkarir bagi Jurnalis di Seluruh Kabupaten/Kota Di Propinsi Lampung

“Infrastruktur penting, tetapi karakter manusia jauh lebih penting,” tambah Anwar Sadat.

Saat ini, Indonesia sedang menuju tahun 2045, satu abad kemerdekaan. Banyak yang menyebutnya Indonesia Emas. Namun, Anwar Sadat menekankan bahwa Indonesia Emas tidak akan lahir dari kota semata, tetapi dari desa. Lebih dari 70 ribu desa menjadi tempat tumbuhnya anak-anak bangsa yang merupakan masa depan negara.

“Kita menghadapi persoalan yang lebih serius: rendahnya literasi, pernikahan usia dini, anak putus sekolah, kecanduan gawai, hingga hilangnya arah dan harapan hidup pada sebagian generasi muda,” kata Anwar Sadat. Jika ini dibiarkan, bonus demografi yang kita banggakan justru bisa berubah menjadi beban demografi.

Oleh karena itu, APDESI MERAH PUTIH mengajak pemerintah desa untuk menguatkan gerakan bersama: Desa Mendidik. Desa yang melindungi anak, menguatkan keluarga, menggerakkan literasi, dan membuka ruang kreativitas pemuda.

Baca Juga :  SERUNYA BELAJAR DAN DISKUSI DALAM PROGRAM WHAT'S UP, WAKTUNYA HUMAS MEET UP

Dana Desa dapat diarahkan pada pendidikan nonformal, rumah baca, pelatihan keterampilan pemuda, penguatan keluarga, pencegahan stunting, dan pengembangan ekonomi produktif generasi muda melalui KOPDES MERAH PUTIH dan BUMDes.

“Jika desa berhasil menyiapkan generasi unggul, maka Indonesia tidak perlu takut menghadapi masa depan. Sebab masa depan bangsa sesungguhnya sedang tumbuh di desa-desa,” ujar Anwar Sadat.

Dengan demikian, APDESI MERAH PUTIH berharap pemerintah desa dapat menjadi garda terdepan dalam membangun karakter bangsa dan menyiapkan generasi emas desa yang unggul dan berkarakter.

Membangun desa bukan hanya membangun wilayah, tetapi juga membangun manusia. Dan ketika manusia desa kuat, Indonesia akan benar-benar menjadi bangsa yang besar.

 

Sumber: DPP AKPERSI Pusat

(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Berita Terkait

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
Aksi di Depan KPK, GMPB Soroti Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda Bogor
Inalum Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB